Kredit BCA Melejit

Kredit BCA Melejit
Kredit BCA Melejit
JAKARTA - Kredit komersial dan konsumer masih menjadi pendongkrak utama kinerja PT Bank Central Asia Tbk (BCA) sampai kuartal ketiga tahun ini. Bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) terendah dibandingkan bank lain, mendorong kredit BCA mencatat pertumbuhan di atas pasar.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, portofolio kredit perseroan sepanjang 9 bulan tahun 2011 ini tumbuh 27 persen menjadi Rp 176,3 triliun. "Kredit kami tumbuh 27 persen sedangkan pertumbuhan kredit industri (perbankan) nasional yang sampai Agustus sebesar 23 persen. kalau kita asumsikan sama pertumbuhannya sampai dengan September sebesar 23 persen itu maka kita tumbuh di atas pasar," ungkap Jahja saat memaparkan laporan kinerja di Jakarta, Senin (24/10).

Pertumbuhan kredit BCA terutama didukung tingginya permintaan kredit komersial dan konsumer. Kredit komersial dan usaha kecil dan menengah (UKM) tumbuh 33,7 persen menjadi Rp 70,2 triliun dan kredit konsumer naik 28,2 persen menjadi Rp 44,1 triliun terutama akibat melonjaknya Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebesar 41,4 persen menjadi Rp 23,8 triliun. Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) juga meningkat sebesar 23,2 persen menjadi Rp 15,9 triliun. "Bunga KPR kami memang terendah di angka 7,5 persen," kata Jahja.

Jahja mengatakan pihaknya berkomitmen untuk konsisten mengembangkan usaha dalam menyalurkan kredit tanpa mengabaikan relationship banking pada transaksi perbankan. "Kalau lihat situasi ekonomi di Indonesia sekarang ini belum terasa ada masalah akibat problem di Amerika Serikat (AS) dan Eropa. Beda dengan 2008 yang sangat terasa," ungkapnya.

JAKARTA - Kredit komersial dan konsumer masih menjadi pendongkrak utama kinerja PT Bank Central Asia Tbk (BCA) sampai kuartal ketiga tahun ini. Bunga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News