Krisis Plasma Konvalesen, Begini Penjelasan Humas PMI Surabaya Martono Adi
Selasa, 06 Juli 2021 – 23:38 WIB

Ilustrasi - Donor plasma Konvalesen. Foto: dok Pelindo III
"Kami bekerja sama dengan berbagai pihak menggelar donor plasma hingga membuat sayembara berhadiah, tetapi belum juga maksimal," ungkap dia.
Terpisah, Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak menyebut antrean permintaan plasma konvalesen tak hanya terjadi di Surabaya. Sidoarjo, pada Senin (6/7) juga tercatat sebanyak 251 permintaan.
"Banyak pasien yang membutuhkan, sosialisasi pentingnya donor plasma bagi penderita Covid-19 menjadi sangat penting," ujar dia tertulis.
Emil mengakui bahwa mencari pendonor plasma konvalesen cukup sulit karena tak sembarangan penyintas bisa melakukannya. Harus memenuhi kriteria dan syarat untuk bisa lolos skrining.
Per Selasa (6/7) permintaan plasma konvalesen di PMI Kota Surabaya mencapai sebanyak 574.
BERITA TERKAIT
- Menteri Karding Puji Aksi Heroik PMI Selamatkan Warga dan Lansia Dalam Kebakaran Hutan di Korsel
- Moratorium PMI Dicabut, PKB Sebut Devisa Tak Sebanding Nyawa
- TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan 71 PMI Nonprosedural di Perairan Batubara
- Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie Ajak Masyarakat Tetap Donor Darah Selama Ramadan
- SP IMPPI Desak Pemerintah Bentuk Tim Gabungan untuk Tangani Kasus TPPO di Kamboja
- Oneject Indonesia Luncurkan Mesin Hemodialisa & Kantong Cuci Darah, Menkes Bilang Begini