Kroasia Menang, Kesenangan Brasil Hanya Sesaat, Pengakuan Dominik Livakovic Layak Disimak

Skenario yang nyaris identik terjadi empat hari berselang di Stadion Education City, di mana Livakovic sudah dituntut aktif menyelamatkan gawang Kroasia sejak waktu normal.
Tercatat, tidak kurang dari sembilan percobaan tepat sasaran dari para pemain Brasil mampu dihalau oleh Livakovic, sampai akhirnya di pengujung babak tambahan pertama Neymar memecahkan kebuntuan dan mengoyak gawang Kroasia.
Selebrasi Brasil begitu gegap gempita, melebihi wajah kesenangan saat berhasil mencetak gol di laga-laga sebelumnya.
Namun, sebagaimana menghadapi Jepang, Kroasia juga tak patah arang tetap bersabar hingga sebuah serangan sederhana bisa diselesaikan oleh Bruno Petkovic dengan tendangan dari tepian kotak penalty. Bola sempat membentur kaki Marquinhos sehingga lajunya berbelok mengecoh Alisson.
Tiga menit dari peluit bubaran babak tambahan kedua, Kroasia sukses membuyarkan peluang Brasil membawa tiket semifinal Piala Dunia 2022 yang sudah di depan mata.
Adu Penalti Kroasia vs Brasil
Pemenang harus ditentukan lewat adu penalti dan Livakovic sukses mementahkan eksekusi algojo pertama Brasil, Rodrygo, demi memberi keunggulan 1-0 bagi Kroasia.
Lima pemain berikutnya, tiga dari Kroasia dan dua dari Brasil secara berurutan sukses melakoni tugasnya.
Hingga tiba giliran Marquinhos sebagai algojo keempat Brasil, bek Paris Saint-Germain itu mendapati bola tendangannya ditolak oleh tiang gawang.
Brasil kalah: Berikut ini pengakuan Dominik Livakovic setelah Krosia menang melawan Brasil di perempat final Piala Dunia 2022 melalui drama adu penalti.
- Argentina vs Brasil, Raphinha Optimistis Bisa Cetak Gol ke Gawang Tim Tango
- Messi Cedera, Absen Bela Argentina Hadapi Brasil & Uruguay
- Cedera Lagi, Neymar Dicoret dari Skuad Timnas Brasil
- Setelah Absen Satu Setengah Tahun, Neymar Kembali Dipanggil Memperkuat Brasil
- Mimpi Berkuasa Lagi, Donald Trump versi Amerika Selatan Malah Terjerat Kasus Kudeta
- Tinggalkan Al-Hilal, Neymar Kembali ke Santos