KSAD Sebut TNI AD Sudah Berperan di Program MBG & Pemeriksaan Kesehatan Gratis

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak menjelaskan sejak awal TNI Angkatan Darat sudah aktif dalam mendukung program makan bergizi gratis (MBG).
Dia menjelaskan pihaknya telah menyiapkan lahan, pembangunan dapur, dan berkoordinasi mencari data anak sekolah hingga ibu hamil.
"Itu sudah. Sekarang kalau tidak salah sudah 240 titik yang sudah berjalan. Itu hampir di semua titik kami aktif, termasuk yang di Papua. Itu mungkin dominan kami yang kerjakan. Saya kira ini sudah sangat luar biasa bisa diselenggarakan di sekian titik dalam waktu tiga bulan di kondisi Indonesia yang seperti ini," kata Maruli di sela-sela Rapim TNI AD di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Senin (3/2).
Dia menjelaskan pihaknya akan mengupayakan semaksimal mungkin terutama pengelolaan lahan tidur.
"Jadi, prosesnya nanti setelah ada demand pasti ada suplai. Cuma karena perlu proses saja. Contoh tadi sayur itu pasarnya sudah ada. Mereka langsung berpikir untuk tanam," lanjutnya.
Terkait pemeriksaan kesehatan gratis, dia menjelaskan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto sejak masih menjabat sebagai menteri pertahanan, TNI AD diminta untuk membentuk 100 batalion kesehatan.
Dia berharap nantinya setiap kodam akan memiliki batalion kesehatan dan rumah sakit lapangan.
"Nanti kami bisa maksimalkan itu semua. Sementara yang belum ada mungkin kami kerjakan manual nanti komunikasi kesehatan," pungkas Maruli. (mcr8/jpnn)
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak menjelaska sejak awal TNI Angkatan Darat sudah aktif dalam mendukung makan bergizi gratis.
Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Kenny Kurnia Putra
- Kerja Sama TNI-Unud Disorot, Kolonel Agung Bilang Begini
- Dedi Mulyadi Buka Opsi Revisi Kerja Sama dengan TNI AD
- TB Hasanuddin Minta Kerja Sama Pemprov Jabar dan TNI AD Ditangguhkan, Ini Alasannya
- Kerja Sama Dedi Mulyadi & KSAD Dinilai Melanggar UU TNI
- Optimalisasi Lahan Tidur, Pupuk Indonesia Gandeng TNI AD dan PTPN
- Versi Jenderal Maruli, Letkol Teddy Tak Perlu Mundur dari Militer, Begini Penjelasannya