Kuartal III, Industri Asuransi Jiwa Terus Tumbuh

Selanjutnya, dari saluran distribusi alternatif pun turut mengalami peningkatan sebesar 2,5% yang berkontribusi sebesar 18,3% terhadap total premi di kuartal ketiga 2018.
Total Investasi pada kuartal ketiga 2018, mengalami perlambatan sebesar 0,02% menjadi Rp 457,55 triliun dibandingkan dengan periode yang sama pada 2017.
Penurunan tersebut sehubungan dengan kondisi pasar yang masih fluktuatif. Namun demikian, total investasi tetap mengalami kenaikan sebesar 2,6% dibandingkan kuartal kedua 2018.
Instrumen investasi dalam bentuk Reksadana tetap menjadi kontributor tertinggi yaitu sebesar 33,3% dari Total Investasi industri asuransi jiwa di Indonesia. Disusul instrumen investasi dari saham dengan kontribusi terhadap total investasi sebesar 32,4% dan mengalami kenaikan sebesar 11,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
"Berdasarkan pencapaian ini, terlihat bahwa industri asuransi jiwa terus tumbuh dan memiliki peran yang signifikan dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional," kata Wiroyo.
"Industri asuransi jiwa juga mengalami perkembangan yang progresif, dan terus meningkatkan pelayanan kepada para nasabah, juga menawarkan berbagai macam inovasi produk yang memberikan perlindungan jangka panjang," imbuhnya.(chi/jpnn)
Berdasarkan pencapaian ini, terlihat bahwa industri asuransi jiwa terus tumbuh dan memiliki peran yang signifikan dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional.
Redaktur & Reporter : Yessy
- Great Eastern Life Indonesia-OCBC Luncurkan GREAT Legacy Assurance, Ini Keuntungan & Manfaatnya
- Catat Kinerja Positif di 2024, BCA Life Perkuat Posisi di Industri Asuransi Jiwa
- Sambut 2025, FWD Insurance Lakukan Pembaruan Fitur Asuransi Jiwa & Kesehatan
- Kinerja Makin Meningkat, MPMInsurance Pertahankan Rating A+
- Indonesia Re Ungkap Inisiatif dan Optimalitas Proses Bisnis di 2025
- Indonesia Re-BPJS Kesehatan Bahas Pencegahan Kecurangan Klaim dan Penanganan Fraud