Kuat Ma'ruf Ungkap Kebohongannya, Hakim Wahyu Percaya Lantas Tertawa

"Kata Pak sambo, 'oh begitu, sudah enggak usah, Wat. Kamu tadi sebelum saya datang ngapain?' Saya habis tutup-tutup pintu, pak. Habis tutup balkon, saya baru ketemu bapak di dapur," ujar Kuat.
Ferdy Sambo lantas berkata agar dalam pemeriksaan berikutnya agar Kuat Ma'ruf menjawab saat ada suara tembakan sedang tiarap.
"Sudah kamu bilang saja, lagi di balkon. Ada suara tembakan kamu tiarap, jadi kamu enggal tahu ada suara tembakan di bawah. Jelas, ya," ujar Kuat menirukan ucapan Sambo.
Kuat mengaku sejak saat itu dirinya kerap memberikan keterangan berbohong.
"Ah, dari situ saya mulai berbohong," ujar Kuat.
Hakim Wahyu lantas berkata bahwa telah memercayai bahwa Kuat Ma'ruf telah memberikan keterangan jujur.
"Kalau ini saya baru percaya. Kalau ini aku percaya, kamu jujur, serius," tutur hakim lantas tertawa. (cr3/jpnn)
Terdakwa pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, Kuat Ma'ruf mengakui telah memberikan keterangan yang bohong saat diperiksa
Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Fransiskus Adryanto Pratama
- Kasus Vonis Bebas Ronald Tannur, Hakim Heru Hanindyo Bantah Uang Tunai dari Suap
- Ajukan Eksepsi, Hasto Sebut Daur Ulang Kasus Inkrah Ciptakan Ketidakpastian Hukum
- Jatuhkan Vonis saat Ted Sioeng Terkulai di RS, Majelis Hakim Dinilai Tidak Manusiawi
- Dituding Kewalahan saat Sidang, Hotman Sebut Razman Takut Hakim
- Majelis Hakim Diminta Perhatikan Kesehatan Ted Sioeng
- Bantah Suap Hakim, Pengacara Ronald Tannur Minta Maaf kepada Heru Hanindyo