Kudo, Aplikasi Digital untuk Bantu Warung Tradisional

Salah satu contoh dari pemilik warung yang telah berhasil meraih kesuksesan dengan Kudo adalah Afandi, agen Kudo di Tangerang.
“Saya memiliki warung kelontong. Sebelumnya, saya pernah punya usaha di kampung halaman saya, Madura namun usaha kurang memuaskan. Akhirnya saya memberanikan diri pindah ke Tangerang dan mengembangkan usaha warung kelontong. Setelah 2 tahun menggunakan aplikasi Kudo, warung saya menjadi lebih ramai dan omzet saya bisa mencapai lebih dari 30 juta rupiah per bulannya. Warung saya bisa melayani berbagai hal dan tidak hanya berjualan barang kebutuhan sehari-hari di warung. Saya jadi bisa menjual pulsa dan pembayaran tagihan ke pelanggan dengan aplikasi Kudo,” ungkap Afandi.
Dengan gerakan sosial #MajuinWarung, Kudo optimis bisa membantu lebih banyak warung untuk maju dan serba bisa hingga meraih kesuksesan seperti Afandi.
Tidak hanya itu, Kudo juga yakin bisa mengajak lebih banyak orang Indonesia untuk lebih peduli pada warung di sekitarnya dan memberikan kesempatan warung bersaing dengan minimarket modern.
Ke depannya, Kudo akan terus berinovasi untuk mengembangkan aplikasi dan menghadirkan teknologi yang membuat warung semakin serbabisa. (flo/jpnn)
Aplikasi Kudo membantu meningkatkan penghasilan tambahan bagi pemilik warung dan peluang bagi para individu untuk berjualan.
Redaktur & Reporter : Natalia
- Warung Susi di Kaltara Raup Omzet Rp 15 Juta Berkat Program ZMart
- Program Zmart Dorong UMKM Bertumbuh dan Berdaya Saing
- Istana Tegaskan Belanja Kebutuhan Sehari-hari di Warung & Supermarket Tak Kena PPN 12 Persen
- AwanToko Dukung UMKM Warung dan Grosir Go Digital
- Agenda Kemendag dan LDII Tumbuhkan Wirausahawan Warung
- Program Warung Sikumbang PNM Hasilkan Nilai Tambah Ekonomi