Kunjungan ke Pengungsian Warga Lereng Gunung Merapi Dibatasi
Kamis, 19 November 2020 – 19:07 WIB

Foto: diambil dari radarjogja
“Kalau ada tamu dibatasi sampai di situ saja. Kalau mau masuk harus didampingi,” katanya.
Kebijakan ini bukan tanpa alasan. Seluruh pengungsi di barak adalah kelompok rentan. Didominasi boleh pengungsi lanjut usia. Tentunya sangat rawan terpapar Covid-19.
Setiap pengunjung hanya dibatasi maksimal sepuluh menit.
Selain itu juga wajib lapor ke pos penjagaan. Diawali dengan mengisi data pribadi. Berupa nama, asal, nomor handphone dan tujuan kunjungan.
“Kalau protokol kesehatan pasti wajib ya. Masalahnya banyak yang datang ke sini (barak). Kalau terus-terusan kasihan warga yang rentan. Adanya batas kunjungan agar warga rentan tidak langsung terpapar warga dari luar,” katanya. (dwi/tif)
Pembatasan wilayah terkait kunjungan ke pengungsian warga lereng Gunung Merapi berlaku 24 jam.
Redaktur & Reporter : Adek
BERITA TERKAIT
- Gunung Gede dalam Pengawasan BPBD Cianjur, Ada Apa?
- BNPB Pastikan Video Erupsi Gunung Gede Hoaks
- Korban Tewas Gempa Myanmar Mencapai 2.700 Orang, BNPB Beri Info soal WNI
- BNPB Sebut Kerugian Akibat Bencana Banjir di Jabodetabek Mencapai Rp 1,69 Triliun
- Banjir Melanda Berau Kaltim, 2 Lansia Meninggal Dunia
- Gunung Lewotobi Meletus, Statusnya Jadi Awas