Kunker ke Jateng, Komisi IV DPR Pastikan Stok Beras Aman & Tidak Perlu Impor

Senada disampaikan Firman Soebagyo, anggota Komisi IV DPR.
"Kami datang ke sini ingin mendengarkan secara langsung dari direksi Bulog tentang ketersediaan kebutuhan pangan pokok menjelang Lebaran. Hal ini bukan semata-mata menjadi tanggung jawab Kementan, karena ada program-program yang memang menjadi tugas instansi lain," tandas Firman.
Menurut Firman di saat momen seperti ini menjadi tugas utama Bulog, yakni dalam mengendalikan cadangan beras pemerintah maupun pasaran.
Firman menegaskan ketersediaan pangan cukup sehingga tidak ada alasan untuk impor.
"Apalagi setiap tahun surplus beras, ini berarti sudah swasembada," ujarnya.
Direktur Keuangan Bulog Bagya Mulyanto menambahkan ketersediaan beras yang ada di seluruh gudang di seluruh Indonesia dalam posisi aman dan cukup untuk kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan hingga Lebaran.
Pasokan beras Bulog berasal dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Sulawesi Selatan.
Bagya menyebutkan saat ini ketersediaan cadangan beras pemerintah (CBP) mencapai sekira 800 ribu ton.
Komisi IV DPR melaksanakan kunker ke Jateng untuk memastikan stok beras dan pangan lain aman dan tidak perlu impor untuk memenuhi kebutuhan selama Ramadan
- Bulog Terus Pantau Penyerapan Gabah & Beras Meski Libur Lebaran
- Rencana Dedi Mulyadi Sulap Gedung Pakuan Jadi Museum, Alasannya
- Hari Kedua Lebaran, Mentan Tancap Gas Turun Lapangan Sidak 4 Gudang Bulog di Sulsel
- Libur Lebaran, Pengelola Wisata Jabar Diminta Maksimalkan Persiapan Infrastruktur Hingga Keamanan
- Dedi Mulyadi Singgung soal Pengelolaan Keuangan Daerah saat Salat Id
- Dedi Mulyadi: Mudik Lebaran 2025 Jauh Lebih Baik Dibandingkan Tahun Sebelumnya