Kurangnya Kedatangan Mahasiswa Asing ke Australia Tak Hanya Rugikan Universitas

Juru bicara Pemerintah Australia Selatan mengatakan masalah "logistik final masih sedang dibicarakan", termasuk mahasiswa dari negara mana saja yang diperbolehkan datang.
Menurut data yang dimiliki oleh Departemen Dalam Negeri Australia hingga 30 Juni, ada 555.310 pemegang visa pelajar yang berada di Australia.
Namun jumlah kedatangan mahasiswa internasional baru yang datang menurun sangat tajam dibandingkan waktu yang sama tahun lalu.
Biro Statistik Australia (ABS) mencatat di bulan Juli 2019, ada 144 ribu mahasiswa yang tiba untuk memulai semester kedua tahun ajaran. Sementara di bulan Juli 2020 hanya 40 mahasiswa yang datang.
Tabel jumlah mahasiswa yang pulang dan yang datang
Datang 2019 | Pulang 2019 | Datang 2020 | Pulang 2020 | |
Januari | 90.260 | 68.720 | 91.610 | 75.640 |
Februari | 183.900 | 44.650 | 121.320 | 28.960 |
Maret | 72.150 | 31.960 | 60.360 | 42.130 |
April | 44.500 | 45.410 | 30 | 9.910 |
Mei | 34.260 | 39.300 | 40 | 5.460 |
Juni | 46.040 | 118.850 | 60 | 7.450 |
Juli | 143.840 | 65.290 | 40 | 12.130 |
Agustus | 54.960 | 39.680 | ||
September | 45.300 | 48.430 | ||
October | 50.830 | 39.230 | ||
November | 38.260 | 109.430 | ||
Desember | 38.690 | 142.940 |
Sumber: ABS

Dampaknya terhadap akomodasi dan bisnis lainnya
Agen migrasi di Australia, Seema Shah sudah menjalankan bisnis untuk menarik mahasiswa asing untuk studi di Australia selama 20 tahun.
Pemerintah Australia masih belum memutuskan kapan mahasiswa internasional bisa kembali
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi