Kurir ASI, Satu-satunya di Indonesia, Populer hingga ke Mancanegara
Media Prancis Heran Air Susu Ibu Jadi Persoalan Pelik
Jumat, 10 Agustus 2012 – 00:01 WIB

Fikri Nauval, pengusaha jasa kurir ASI dan istrinya, Evi Kurniati saat ditemui di gedung BRI, Rabu (8/8). Foto : Sekaring Ratri Adaninggar/JAWA POS
Hasilnya, dalam waktu sekitar setahun setengah, pelanggannya sudah mencapai ratusan. Padahal, yang dilayani baru wilayah Jabodetabek (Jakarta-Bogor-Tangerang-Depok -Bekasi).
Sebenarnya jumlah pelanggan bisa lebih dari itu. Tapi, karena ketepatan waktu pengiriman teramat penting, Fikri membatasi jumlah pelanggan. Dalam sehari, setiap kurir maksimal melayani tiga pengiriman dengan waktu pengiriman pukul 12.00 sampai pukul 15.00.
Tarifnya Rp 30 ribu " Rp 45 ribu sekali antar, bergantung pada jarak dan kondisi lalu lintas. Kalau berlangganan, sebulan Rp 500 ribu. Botol berisi ASI itu bisa diantar dalam waktu 30"45 menit.
"Kami nggak berani ambil banyak-banyak karena khawatir kewalahan. ASI kan makanan bayi. Kalau kelamaan ngantarnya, kasihan dong," ujarnya.
Agar higienis, pelanggan menaruh sendiri botol berisi ASI ke cooler box tanpa disentuh petugas. Kendalanya, para kurir kerap diinterogasi satpam
BERITA TERKAIT
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara