KY: Imas Dianasari Harus Diberhentikan Sementara
Jumat, 01 Juli 2011 – 13:21 WIB

Imas Dianasari. Foto: IST/PN Bandung
Ditambahkan, KY berharap dalam waktu dekat bisa duduk bersama dengan MA untuk membicarakan berbagai permasalahan di lembaga peradilan khususnya terkait kualitas dan integritas hakim. Hal ini dilakkan untuk mencari solusi konkritnya seperti pembenahan sistem rekrutmen dan peningkatan kinerja pengawasan hakim tersebut.
Asep Rahmat Fajar menjelaskan bahwa KY akan memproses terkait dugaan pelanggaran perilaku hakim perempuan ini. Hal itu menjadi wewenang KY untuk mengawasi semua hakim yang berada di bawah lingkungan MA termasuk Pengadilan Hubungan Industrial (PHI).
"KY akan proaktif menyelidiki dugaan pelanggaran kode etik hakim dan akan segera dibentuk tim untuk kasus ini (hakim ID)," tandas Asep.
Diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap tangan seorang hakim Imas Dinasari, hakim ad hoc pada Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) di Bandung karena diduga menerima suap. Imas ditangkap di sebuah restoran di Bandung, Kamis (30/6) sekitar pukul 19.30. Dalam penangkapan tersebut, KPK juga mengamankan barang bukti berupa uang Rp200 juta yang diduga sebagai suap.
JAKARTA- Komisi Yudisial (KY) mendesak Mahkamah Agung (MA) untuk segera menonaktifkan hakim ad hoc pada Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) di Bandung,
BERITA TERKAIT
- Sempat Geger Soal Surat Panggilan, Sidang Gugatan Terhadap Budiharjo Digelar di PN Jambi
- Kementan Cetak Petani Muda, Indonesia Jadi Role Model Global
- Kemenkes & Takeda Edukasi Pentingnya Pencegahan Dengue, Jangan Tunggu Wabah Datang
- PKPU Menjadi Harapan Terakhir Untuk Kembalikan Dana Nasabah PT Fikasa Group
- Gereja Katedral Bandung Gelar Misa Requiem untuk Paus Fransiskus
- Dukung Kamtibmas, MUI Jakut Apresiasi Kinerja Polres Pelabuhan Tanjung Priok