Laba Bersih AMAR Diprediksi Tembus 3 Digit

AMAR menawarkan solusi plug-and-play embedded banking dan financing untuk pemain non-bank, sehingga mereka dapat memberikan layanan perbankan dalam aplikasi mereka sendiri tanpa memerlukan lisensi perbankan.
Secara keseluruhan, AMAR mengadopsi teknologi dan kolaborasi untuk memberikan solusi keuangan yang mutakhir.
"AMAR saat ini telah memperkuat empat pilar strategi kami, meliputi: 1 Tunaiku: Pinjaman digital untuk ritel dan bisnis mikro, 2 Relationship banking untuk komersial dan korporasi, 3 UMKM: Perbankan digital untuk usaha kecil, 4 Embedded Banking dan Finance: plug and play banking untuk perusahaan teknologi berbasis aplikasi apa pun," ujar Vishal Tulsian, Presiden Direktur Amar Bank.
Dalam laporan riset dari Sinarmas Sekuritas, penetrasi perbankan di Indonesia masih rendah serta literasi keuangan yang terbatas, menciptakan lingkungan yang menguntungkan dan dapat memberikan peluang bagi bank digital untuk berkembang.
"Kami tetap optimis bahwa Amar Bank akan terus melayani individu dan UMKM yang masih memiliki keterbatasan akses terhadap layanan perbankan digital," sebutnya.
Menurut laporan riset oleh Sinarmas Sekuritas, prospek bisnis yang menguntungkan dari Amar Bank dapat menyebabkan kenaikan harga saham dan berpotensi terjadinya perubahan pada rasio P/B (Price-to-Book) dari 1x menjadi 1,7x dalam rata-rata tiga tahun.
"Dengan perubahan ini, target harga dalam 12 bulan diperkirakan mencapai Rp 410, artinya, terdapat potensi kenaikan sebesar 45 persen," kata Vishal.(chi/jpnn)
Pada kuartal pertama 2023, AMAR berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp 34 miliar.
Redaktur & Reporter : Yessy Artada
- CBD PIK2 Buyback Saham Rp 1 Triliun, Laba Melejit Hampir 60%
- Menjelang Spin Off, BTN Syariah Panen Penghargaan
- Elitery Catat Pertumbuhan Positif di 2024, Pendapatan Meningkat 50%
- Januari 2025, Laba Bersih BNI Tumbuh Capai Rp1,63 triliun
- BSI Cetak Laba Bersih Rp 7,01 Triliun di 2024, Tumbuh 22,83% Secara Tahunan
- Amar Bank 'Embedded Banking' untuk Pacu Pertumbuhan Ekonomi Digital