Laba MKNT Melejit 569,7 Persen

jpnn.com, JAKARTA - Perusahaan telekomunikasi berbasis digital Mitra Komunikasi Nusantara (MKNT) mencoba mengembangkan strategi pengembangan aplikasi distribusi.
Itu dilakukan guna mempermudah proses distribusi produk dan layanan telekomunikasi.
Saat ini, perusahaan tengah menyusun layanan berbasis informasi teknologi (IT).
”Platform digital mempercepat dan mengefisienkan proses distribusi produk telekomunikasi, semakin luas dan real-time,” tutur Direktur Utama Mitra Komunikasi Jefri Junaedi beberapa waktu lalu.
Jefri melanjutkan, pengembangan aplikasi digital itu babak lanjutan dari serangkaian pembangunan infrastruktur digital sebelumnya.
Hal itu ternyata berbuah sukses besar menyusul akses mudah terhadap layanan.
Efeknya, perusahaan berhasil mencatat laba bersih Rp 37,2 miliar.
Angka itu menanjak 569,7 persen dibanding periode sama tahun lalu.
Perusahaan telekomunikasi berbasis digital Mitra Komunikasi Nusantara (MKNT) mencoba mengembangkan strategi pengembangan aplikasi distribusi.
- CBD PIK2 Buyback Saham Rp 1 Triliun, Laba Melejit Hampir 60%
- Menjelang Spin Off, BTN Syariah Panen Penghargaan
- Elitery Catat Pertumbuhan Positif di 2024, Pendapatan Meningkat 50%
- Januari 2025, Laba Bersih BNI Tumbuh Capai Rp1,63 triliun
- BSI Cetak Laba Bersih Rp 7,01 Triliun di 2024, Tumbuh 22,83% Secara Tahunan
- Pertamina Membukukan Laba Bersih USD 2,66 Miliar hingga Oktober 2024