Laba MKNT Melejit 569,7 Persen

Pertumbuhan signifikan itu berkat konsolidasi anak usaha dan kinerja operasional bisnis perdagangan umum telepon seluler, gadget, dan voucher isi ulang.
Selain itu, juga didukung perluasan wilayah distribusi, penguatan cluster atau gerai distribusi regional, dan peningkatan kinerja sumber daya manusia (SDM) melalui optimalisasi tenaga pemasar.
Selain itu, penjualan tercatat sebesar Rp 4,7 triliun atau meningkat 697,4 persen dari periode sama tahun lalu di kisaran Rp 586,7 miliar.
Lonjakan itu merefleksikan daya beli terhadap produk telekomunikasi tergolong tinggi.
”Sebagai penyediaan seluler, gadget, dan voucher isi ulang, menggambarkan pasar berkembang dinamis. Tidak ada pelemahan daya beli pada produk telekomunikasi,” ulas Jefri. (far)
Perusahaan telekomunikasi berbasis digital Mitra Komunikasi Nusantara (MKNT) mencoba mengembangkan strategi pengembangan aplikasi distribusi.
Redaktur & Reporter : Ragil
- CBD PIK2 Buyback Saham Rp 1 Triliun, Laba Melejit Hampir 60%
- Menjelang Spin Off, BTN Syariah Panen Penghargaan
- Elitery Catat Pertumbuhan Positif di 2024, Pendapatan Meningkat 50%
- Januari 2025, Laba Bersih BNI Tumbuh Capai Rp1,63 triliun
- BSI Cetak Laba Bersih Rp 7,01 Triliun di 2024, Tumbuh 22,83% Secara Tahunan
- Pertamina Membukukan Laba Bersih USD 2,66 Miliar hingga Oktober 2024