Lagi, Bonek Tawuran di Partai Tandang Persebaya
Rabu, 15 Oktober 2008 – 02:44 WIB

Bonek kembali terlibat tawuran dengan pendukung PSIR Rembang di Stadion Krida Rembang. Pada pertandingan yang berakhir dengan skor 1-0 untuk Persebaya ini banyak banyak kepala superter bocor akibat perang batu. Foto : Donny Setyawan/Radar Kudus/JPNN
REMBANG - Darah dan perang batu kembali terus mewarnai kompetisi sepakbola di negeri ini. Pada pertandingan antara PSIR Rembang melawan Persebaya di Stadion Krida, Rembang, Selasa (14/10), aksi bentork antar superter kembali terjadi. sementara pada partai tersebut, PSIR tampil cukup memukau. Sayangnya, PSIR harus kehilangan seluruh poin saat menjamu tamunya Persebaya Surabaya. Meski permainan cukup imbang, namun di menit-menit terakhir tim kebanggaan wong Rembang itu harus kebobolan satu gol. Saat gol terjadi, pertandingan tinggal menyisakan waktu 1 menit. Gol satu-satunya bagi Green Force dicetak lewat kaki Jairon Peliciano.
Sekitar 400 anggota Bonex terlibat saling ejek dan saling lempar batu saat pertandingan sedang berlangsung. Akibat insiden tersebut, tiga orang suporter Persebaya dan seorang suporter PSIR harus berdarah-darah. Bahkan, salah seorang Suporter PSIR terpaksa harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Baca Juga:
Namun, berkat kesigapan aparat keamanan, bentrok antarsuporter dapat dihentikan. Semua anggota Bonex dilokalisir dalam satu tempat di bagian tribun selatan. Begitu juga usai pertandingan, kepulangan anggota Bonex juga mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian. ”Cara ini kami lakukan agar pertandingan berjalan aman,” ungkap Kapolres Rembang, AKBP Wawan Ridhwan SIK,SH.
Baca Juga:
REMBANG - Darah dan perang batu kembali terus mewarnai kompetisi sepakbola di negeri ini. Pada pertandingan antara PSIR Rembang melawan Persebaya
BERITA TERKAIT
- Sofie Imam, Pria Situbondo yang Jadi Asisten Pelatih Fisik Timnas Indonesia
- Jadwal Semifinal All England 2025, Indonesia Pasti ke Final
- Practice MotoGP Argentina: Marquez Menggila, Pecco Menderita
- Cedera Lagi, Neymar Dicoret dari Skuad Timnas Brasil
- Bermain Moncer-Cetak 35 Poin, Megawati Hangestri Pertiwi Mengaku Belum Maksimal
- Pramono Anung Berupaya Menjadikan Jakarta Kota Ramah Pelari Maraton Dunia