Lagi, KPK Periksa Sekjen ESDM
jpnn.com - JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Waryono Karno. Ia diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pengurusan kegiatan di Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi.
KPK sudah menetapkan mantan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini sebagai tersangka perkara itu. "Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk RR (Rudi Rubiandini)," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha ketika dikonfirmasi, Senin (2/12).
Waryono telah memenuhi panggilan KPK. Ia mengaku hanya memenuhi panggilan lembaga antikorupsi tersebut. "Hari ini dapat undangan, dan kita mungkin diundang untuk berikan penjelasan setelah dari penjelasan itu mungkin nanti ada hal-hal lain yang barangkali ditemukan hal lain," kata Waryono.
Selain Waryono, KPK hari ini juga memeriksa Menteri ESDM Jero Wacik sebagai saksi dalam perkara yang sama. Ketika dimintai tanggapan soal pemeriksaan Jero, Waryono mengaku belum mengetahuinya. "Saya malah tahunya dari media," katanya.
Seperti diketahui, Rudi ditetapkan sebagai tersangka bersama pelatih golfnya, Deviardi alias Ardi dan Komisaris PT Kernel Oil Pte Ltd Simon Gunawan Tanjaya.
Rudi dan Ardi diduga menerima uang USD 900 ribu dan SGD 200 ribu dari Direktur PT Kernel Oil Pte Ltd Singapura, Widodo Ratanachaitong melalui Simon demi memenangkan lelang Fossus Energy Ltd di SKK Migas. (gil/jpnn)
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Waryono Karno. Ia diperiksa
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Irjen Iqbal Targetkan 129 Hektare Lahan Jagung Untuk Topang Ketahanan Pangan
- Demo Honorer juga Menyorot PP Manajemen ASN dan Rekrutmen CPNS 2025
- Ribuan Honorer Bahagia jadi PPPK 2024, Ratusan Lainnya Enggak Dianggap
- Polri Pastikan Situasi Kondusif Menjelang Putusan Sengketa Pilkada di MK
- Kanit Reskrim Polsek Kurima Ditembak OTK, Pelaku Langsung Diburu
- Tolak MBG di Papua, Panglima OPM: Kami Tidak Segan Membakar dan Membunuh!