Lagi, Orang Dekat Bush Pilih Dukung Obama
Sabtu, 25 Oktober 2008 – 11:32 WIB

Lagi, Orang Dekat Bush Pilih Dukung Obama
NEW YORK - Memasuki masa final kampanye menuju Gedung Putih, kandidat presiden Demokrat Barack Obama kembali mendapatkan dukungan dari mantan orang George W. Bush. Mantan Juru Bicara Gedung Putih (Juli 2003-April 2006) Scott McClellan menyatakan dukungannya kepada Obama pada Kamis (23/10). Dia adalah orang kedua setelah mantan Menlu pemerintahan George W Bush, Colin Powell, yang berpihak kepada Obama. Itu berarti hanya seperempat dari dana yang berhasil dikumpulkannya selama September, yang mencapai USD 150 juta (Rp 1,5 triliun). Padahal, selama dua pekan pertama Oktober ini saja, Obama telah menghabiskan lebih dari USD 105 juta (Rp 1,05 triliun).
Bila Powell menyatakan dukungan pada acara Meet the Press di NBC, McClellan melakukannya saat rekaman talk show komedian D.L. Hughley yang akan ditayangkan pada Sabtu pukul 22.00 (Minggu pagi besok WIB (26/10) di CNN. Dia juga melakukan wawancara di Larry King Live yang tayang pada Jumat malam (24/10) atau Sabtu pagi WIB untuk menyatakan dukungannya. McClellan menegaskan mendukung kandidat yang bakal melakukan perubahan terbaik di Washington. ''Saya akan mendukung Obama," tandasnya.
Baca Juga:
Sementara itu, di pekan terakhir kampanye, dana kampanye Obama maupun kandidat Republik John McCain mengalami penurunan perolehan. Menurut laporan keuangan terbaru, selama dua minggu pertama Oktober, Obama hanya meraup dukungan finansial USD 36 juta (sekitar Rp 360 miliar).
Baca Juga:
NEW YORK - Memasuki masa final kampanye menuju Gedung Putih, kandidat presiden Demokrat Barack Obama kembali mendapatkan dukungan dari mantan orang
BERITA TERKAIT
- Gempa Myanmar, Korban Meninggal Dunia Mencapai 3.301 Orang
- Tornado Menyapu Amerika, 55 Juta Jiwa Terancam
- Trump Berulah, Macron Desak Perusahaan Prancis Setop Berinvestasi di Amerika
- Kanselir Jerman Sebut Donald Trump Merusak Tatanan Niaga Global
- Lebih dari 3.000 Orang Tewas Akibat Gempa Myanmar
- Update Gempa Myanmar: Korban Meninggal Dunia Mencapai 2.800 Orang