Lahan Proyek Kawasan Industri di Lampung Dibahas

jpnn.com - JAKARTA - Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Sudirman Said menemui Menteri BUMN Rini Soemarno di gedung kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Senin (24/11).
Said mengatakan pertemuan tersebut untuk membahas mengenai kunjungan Presiden RI Joko Widodo ke Lampung, Selasa (25/11).
"Besok ada kunjungan presiden ke Lampung dan rencananya akan mendevelop satu kawasan terpadu, mulai kawasan industri, ada jalan tol juga. Nanti juga ada yang menggunakan batubara PTBA. Nah tadi diskusi bagaimana ke depannya," ungkap Said, Senin (24/11).
Untuk kawasan industri yang dimaksud, dijelaskan Said bahwa pihaknya akan membahas lebih lanjut dengan PT Pertamina. Mengingat Pertamina mempunyai lahan yang luas di Lampung.
"Kita bicara dengan Pertamina, karena dia punya lahan luas di Lampung. Rencananya besok presiden dan menteri akan bicara garis besarnya dan bikin timeline, bagaimana merealisasikannya," sebutnya.
Selain Rini Soemarno, beberapa menteri kata Said juga bakal berada di Lampung, antara lainMenteri Perhubungan Ignasius Jonan, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadi Muljono.
Di sanalah menurut Said akan dibahas lebih lanjut mengenai potensi lahan di Lampung yang dimiliki beberapa perusahaan BUMN. Seperti KAI, ASDP, Pertamina, Pelindo dan sebagainya.
"Yang jelas kami ingin ada optimalisasi aset maupun sumber daya yang dimiliki oleh BUMN. Di sana Pertamina ada 3 ribu hektar, ini lintas kementerian, termasuk besok ada Pak Jonan juga, ada menteri BUMN dan PU," tandasnya. (chi/jpnn)
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Sudirman Said menemui Menteri BUMN Rini Soemarno di gedung kementerian Badan Usaha Milik Negara
- Telkom Lewat IndiBiz Buka Posko Mudik BUMN 2025 di Pelabuhan Ketapang dan Bakauheni
- Trump Terapkan Bea Masuk Tinggi ke Produk RI, Misbakhun Punya Saran untuk Pemerintah & BI
- Ekonom Ungkap Komoditas yang Bakal Terdampak Kebijakan Tarif Trump
- Harga Pangan Sejumlah Komoditas Stagnan Tinggi
- H+3 Arus Balik Lebaran, KAI Daop 4 Semarang Catat ada 94 Ribu Penumpang
- Analis Sebut Kans Ekonomi Indonesia Alami Perkembangan Progresif