Lakukan 9 Jurus, Produksi Jagung di Nganjuk Raup Rp 1 Triliun

"Tercatat hasil dari Nasa ini bisa 9 ton per hektar. Lebih tinggi dibandingkan hibrida biasa yang sekitar 7 sampai 8 ton per hektar," imbuhnya.
Di sisi lain, Novi mengingatkan kewaspadaan akan ancaman pertanian seperti menurunnya minat generasi muda, upah tenaga kerja makin mahal, lahan pertanian makin sempit, harga panen tidak stabil, sulitnya air dan menurunnya kualitas lahan. Solusinya, yakni mengubah mindset menjadi sistem pertanian modern smart farming 4.0.
"Caranya, ada beberapa langkah yaitu dengan bersinergi memberikan varietas unggul, mengurangi obat kimiawi degan menyehatkan kembali lahan, membuka jalur distribusi saat panen jagung untuk menjaga harga stabil, menyediakan kebutuhan industri, sistem tunda jual, dan terakhir mendorong petani bisa meningkatkan nilai tambah," bebernya.
Masih di tempat yang sama, Dandim 0810 Joko Wibowo mengatakan TNI ikut berperan dalam mendongkrak produksi pangan. TNI selaku aparat teritorial, perannya mendukung penuh pendampingan pertanian di wilayah."Aparat kami sampai dengan tingkat Babinsa selalu melaksanakan pendampingan. Jadi diharapkan kegiatan pertanian akan berjalan sesuai dengan rencana," kata Joko. (jpnn)
Di musim kemarau, Kabupaten Nganjuk tetap mampu berproduksi jagung, dan hingga saat ini luas tanamnya mencapai 31 ribu hektar.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Hari Kedua Lebaran, Mentan Tancap Gas Turun Lapangan Sidak 4 Gudang Bulog di Sulsel
- Serapan BULOG Melonjak 2.000 Persen, Hendri Satrio: Dampak Tangan Dingin Mentan Amran
- Raker dengan Pejabat di Kementan, Legislator NasDem Sorot Program Cetak Sawah
- Kementan Gelar Pelepasan Ekspor Gula Semut dari Kulon Progo
- KPK Amankan Dokumen dan Barang Bukti Elektronik di Kantor Hukum Visi Law Office
- KPK Periksa Rasamala Aritonang terkait Kasus TPPU di Kasus Kementan