Langganan Prestasi, Sekolah Kharisma Bangsa Beber Resep Mendidik Siswa

jpnn.com, BANTEN - Sekolah Kharisma Bangsa,Tangerang Selatan, Banten, mendidik para siswa sejak dini untuk mampu mendulang prestasi sesuai dengan talenta masing-masing.
Mereka didorong untuk meraih prestasi setinggi-tingginya agar nantinya bisa menjadi generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Oleh karena itu, tidak mengherankan jika para siswanya di sekolah ini kerap mendapatkan penghargaan di berbagai ajang kompetisi, baik tingkat nasional maupun internasional.
Bahkan, siswa-siswi SMP/SMA Kharisma Bangsa langganan juara di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) yang digelar oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), yang kini sudah dipecah menjadi tiga kementerian.
"Alhamdulillah, tahun ini siswa kami kembali mendapatkan medali emas untuk bidang astronomi, para siswa berprestasi juga diundang oleh Gubernur Banten dan Dinas Pendidikan Provinsi Banten," kata Kepala SMA Kharisma Bangsa, Muhamad Budiawan saat temu media, Sabtu (26/10).
Pada tahun sebelumnya, sebanyak 7 siswa Kharisma Bangsa School juga berhasil meraih medali di gelaran OSN tingkat SMA/sederajat.
Ketujuh medali tersebut terdiri dari tiga medali emas pada bidang matematika, kimia, dan ekonomi, dua medali perak untuk bidang kebumian dan komputer, dan dua medali perunggu dari bidang fisika dan matematika.
Selain ajang OSN, para siswa Kharisma Bangsa juga langganan juara di kompetisi Indonesian Science Project Olympiad (ISPO ) dan Olimpiade Seni dan Bahasa Indonesia (OSEBI).
Menjadi langganan prestasi, Sekolah Kharisma Bangsa beber resep mendidik siswa. Simak selengkapnya di sini.
- Bulog Cetak Penyerapan Gabah Petani Capai 725.000 Ton, Rekor Tertinggi 10 Tahun Terakhir
- Prabowo Bakal Salat Idulfitri di Istiqlal, Lalu Lanjut Adakan Gelar Griya di Istana
- BSI Pembayar Zakat Terbesar di Indonesia, Nilainya Sebegini
- Gubernur Jateng Setuju RM Margono Kakek Prabowo jadi Pahlawan Nasional
- DPR Segera Bahas RKUHAP, Muncul Penegasan Penyidikan Harus Pakai CCTV
- Presiden Prabowo Minta Deregulasi Genjot Daya Saing dan Investasi Industri Padat Karya