Langgar Hak Cipta, Parpol Selandia Baru Diperintahkan Bayar Eminem

Pengadilan mengatakan, penerbit itu memiliki kontrol eksklusif atas lagu tersebut, dan jarang memberikan izin agar lagu tersebut bisa digunakan dalam iklan.
Meski demikian, partai tersebut tidak diperintahkan untuk membayar ganti rugi lebih lanjut karena pengadilan merasa partai itu tidak ceroboh mengingat mereka telah mencari saran profesional, komersil dan media.
Kekalahan Partai Nasional Selandia Baru di pengadilan hanya terjadi beberapa hari setelah sebuah kekalahan Pemilu, karena Perdana Menteri Bill English gagal membentuk koalisi dengan politisi Winston Peters.
Partai First Selandia Baru yang dipimpin Peters, yang memiliki kekuasaan seimbang setelah Pemilu bulan September lalu, memilih Jacinda Ardern dari Partai Buruh untuk memimpin negara tersebut.
Simak berita ini dalam bahasa Inggris di sini.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi
- Dunia Hari Ini: Unjuk Rasa di Turki Berlanjut, Jurnalis BBC Dideportasi
- Dunia Hari Ini: Kebakaran Hutan di Korea Selatan, 24 Nyawa Melayang