LaNyalla: Kerajaan Nusantara Fondasi Terbentuknya NKRI
Kunjungi Kesultanan Bulungan

Termasuk mendukung berbagai upaya pelestarian nilai-nilai tradisi beserta peninggalan kerajaan nusantara sebagai bagian dari upaya pembangunan kebudayaan nasional," ucapnya.
LaNyalla menjelaskan, kedatangannya ke Kesultanan Bulungan merupakan wujud nyata dari komitmen DPD RI dalam menjaga keberlangsungan kerajaan nusantara.
"Sejarah panjang Kesultanan Bulungan harus dicatat dengan tinta emas dan ini bagian dari mozaik sejarah yang patut kita teladani," ujarnya lagi.
Dalam kesempatan itu, LaNyalla juga menyampaikan rencana DPD RI menggelar pertemuan raja dan sultan se-nusantara di Jakarta.
Tujuannya untuk menyuarakan kepentingan dan eksistensi kerajaan nusantara sebagai bagian dari penguat dan pengikat nilai kebudayaan dan sejarah kelahiran Indonesia.
LaNyalla datang ke Kesultanan Bulungan bersama sejumlah senator, yakni Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi, Wakil Ketua Komite II DPD RI Bustami Zainudin, Ketua Komite III DPD RI Sylviana Murni, senator asal Sumatera Selatan Jialyka Maharani, dan dari Sulawesi Selatan Andi Muh Ihsan.
Tiga senator daerah pemilihan Kaltara turut mendampingi LaNyalla. Mereka adalah Martin Billa, Hasan Basri, Fernando Sinaga. Sekjen DPD RI Rahman Hadi ikut mendampingi rombongan senator.
Saat tiba di Kesultanan Bulungan, LaNyalla disambut dengan tradisi penyambutan Tepung Tawar oleh Ketua Lembaga Adat Bulungan Datuk Buyung Perkasa.
Selain itu, Ketua DPD RI juga disambut oleh Sekda Bulungan M Syafril, Kapolsek Tanjung Palas Iptu Supriyadi SH, serta Kasdim 0903/Tanjung Selor Letkol Inf Agus Sulistyo.
Menurut LaNyalla, NKRI dibentuk oleh kerajaan nusantara yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Keberlangsungan NKRI tidak akan bisa dilepaskan dari peranan kerajaan-kerajaan itu.
- Azhari Cage Kutuk Pembunuhan oleh Oknum TNI AL terhadap Agen Mobil di Aceh Utara
- Anak Menkum Supratman dan Ahmad Ali Dilaporkan ke KPK terkait Pemilihan Pimpinan MPR dan DPD
- Pimpinan DPD Minta Kejagung Jangan Gentar Hadapi Koruptor
- KPK Ancang-ancang Ambil Tindakan Terkait Laporan Suap Pemilihan Pimpinan DPD
- Laporan Skandal Suap Pemilihan Pimpinan DPD, KPK akan Klarifikasi 95 Senator
- Dugaan Suap Pemilihan Ketua DPD Dilaporkan ke KPK, 95 Senator Terlibat?