Laporan Penggunaan Dana Desa Cukup Satu Lembar
jpnn.com, MALANG - Mendagri Tjahjo Kumolo menegaskan kembali pernyataan Presiden Jokowi mengenai pentingnya laporan penggunaan dana desa dibuat sederhana, tidak ribet.
"Itu (permintaan laporan keuangan yang disederhanakan) sudah diterima oleh bapak presiden. Beliau langsung yang akan memanggil Mendagri, Mendes, Bappenas dan Menkeu," kata Tjahjo, di Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (1/8).
Tjahjo mengatakan hal tersebut menjawab pertanyaan wartawan usai memberi arahan dalam acara sarasehan peningkatan kapasitas aparatur desa di Kota Malang.
Disampaikan bahwa Presiden Jokowi telah memerintahkan Menteri Keuangan, Mendagri, Menteri Desa dan Bappenas agar segera mengkaji format laporan keuangan desa yang lebih sederhana.
Tjahjo mengatakan, aturan tentang laporan keuangan desa yang lebih sederhana telah ada. Meski begitu, laporan keuangan desa yang disederhanakan tidak mengurangi akuntabilitas laporan pertanggungjawaban keuangan dana desa. Tetap harus ada bukti pengeluaran.
" Aturan sudah ada tapi yang memang banyak tadi kwitansi harus ada dong. Ini satu lembar detailnya, lampiran-lampirannya kwitasnsi. Rinciannya cukup 1 lembar, lampirannya kwitansi," kata Tjahjo. (jpnn)
Mendagri Tjahjo Kumolo mengatakan, sesuai perintah Presiden Jokowi, laporan penggunaan dana desa jangan dibuat ribet.
Redaktur & Reporter : Soetomo
- Kemendes Harus Membatasi Penggunaan Dana Desa untuk Sosialisasi dan Pelatihan
- Mendes Yandri Optimistis Target Ketahanan Pangan Tercapai Berkat Dukungan Stakeholder
- Genjot Ketahanan Pangan, Mendes Yandri Susanto Segera Menyusun Modul Desa Tematik
- Tenaga Honorer Korupsi Dana Desa, Kerugian Negara Mencapai Rp 433 Juta
- Mendes Yandri Susanto Sebut BUMDes Dipercaya Menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis
- Mendes Yandri: Dana Desa Boleh Dipakai untuk Kondisi Darurat