Lawan Oligarki Politik, PSI Serukan Pilih Kotak Kosong di Pilkada Ngawi
Senin, 30 November 2020 – 16:10 WIB

Direktur Infrastruktur dan Keanggotaan DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Yusuf Lakaseng, saat melakukan konsolidasi politik di sejumlah pengurus cabang PSI di Kabupaten Ngawi pada 29 November 2020. Foto: Dok. PSI
“Kotak kosong akan menjadi simbol bersama untuk mengingatkan bahwa bagaimana pun rakyatlah yang memegang kedaulatan tertinggi dalam demokrasi,” pungkas Lakaseng.(fri/jpnn)
Simak! Video Pilihan Redaksi:
Munculnya calon tunggal di Ngawi dikarenakan siasat politik dengan memborong partai, menjegal lawan potensial yang akibatnya menghilangkan hak rakyat menentukan pemimpinnya.
Redaktur & Reporter : Friederich
BERITA TERKAIT
- NasDem Menghormati Jika Jokowi Pilih Gabung PSI
- Apakah Jokowi Akan Bergabung dengan PSI? Begini Analisis Pakar
- Sinyal Jokowi Gabung PSI Makin Kuat, Golkar: Pasti Ada Hitungan Politik
- Menakar Potensi Kolaborasi Politik Jokowi dan PSI Menuju 2029
- Mudik Gratis, PSI Berangkatkan Ratusan Pemudik Naik Bus dan Kereta
- Bela Jokowi, Jubir PSI Sebut PDIP Gunakan Provokasi dan Fitnah untuk Meraup Simpati