Lebanon Bikin Arab Saudi Murka, Timur Tengah Kembali Memanas

jpnn.com, RIYADH - Liga Arab pada Sabtu menyatakan prihatin dengan kemerosotan drastis hubungan Lebanon dengan negara-negara Teluk setelah pernyataan kritis menteri Lebanon tentang intervensi militer pimpinan Arab Saudi di Yaman.
Sekjen Liga Arab Ahmed Aboul Gheit mengimbau negara-negara Teluk untuk memikirkan usulan langkah yang akan diambil demi menghindari dampak negatif lebih parah terhadap ekonomi Lebanon.
"Aboul Gheit menyatakan keprihatinan dan penyesalan yang mendalam atas kemerosotan yang cepat dalam hubungan Lebanon-Teluk," tulis pernyataan tersebut.
Disebutkan pula bahwa Aboul Gheit yakin Presiden Lebanon Michel Aoun dan Perdana Menteri Lebanon Najib Mikati akan bertindak cepat untuk meredam krisis.
Pernyataan itu keluar sehari setelah Arab Saudi meminta duta besar Lebanon untuk angkat kaki dari kerajaan Saudi dalam kurun waktu 48 jam.
Kerajaan juga melarang semua impor Lebanon sebagai respons atas pernyataan menteri Lebanon. (ant/dil/jpnn)
Liga Arab pada Sabtu menyatakan prihatin dengan kemerosotan drastis hubungan Lebanon dengan negara-negara Teluk
Redaktur & Reporter : Adil
- Presiden Macron: Serangan Israel di Beirut Tak Dapat Diterima
- 6 Korban Tewas Kecelakaan Bus Umrah Bakal Dimakamkan di Saudi
- 4 Warga Semarang Meninggal dalam Kecelakaan Bus Jemaah Umrah
- Bus Rombongan Umrah Kecelakaan di Saudi, 6 WNI Wafat
- Kapolda Metro Abaikan Laporan Perusahaan Saudi soal RJ WN India di Kasus Penggelapan
- Polisi Dinilai Selewengkan Restorative Justice di Kasus WN India Vs Perusahaan Saudi