Lebih dari 3.000 Orang Tewas Akibat Gempa Myanmar

Lebih dari 3.000 Orang Tewas Akibat Gempa Myanmar
Tim penyelamat mengevakuasi korban gempa Myanmar di Mandalay. Foto: Sai Aung MAIN/AFP

Dalam pernyataan mereka, gencatan senjata yang akan berlangsung hingga 22 April tersebut berpeluang memberi keleluasaan bagi operasi penyelamatan pascagempa.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul seruan gencatan senjata yang telah terlebih dahulu disampaikan aliansi oposisi utama Myanmar pada Selasa (1/4) untuk membantu operasi penyelamatan.

Setelah gempa besar pada Jumat tersebut, Myanmar telah mengalami hingga 66 gempa susulan dengan magnitudo 2,8 hingga 7,5, demikian menurut Departemen Meteorologi dan Hidrologi Myanmar. (antara/jpnn)


Pemerintah Myanmar melaporkan korban gempa bumi bermagnitudo 7,7 pada Jumat (28/3) lalu telah menewaskan lebih dari 3.000 orang.


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News