Lego Pulau Hanya Jual Saham Resort
Hasil Temuan Tim Koordinasi Pusat
Sabtu, 29 Agustus 2009 – 10:55 WIB
JAKARTA -- Tim bentukan pemerintah pusat yang dikirim untuk melakukan klarifikasi pemberitaan mengenai penjualan tiga pulau di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, telah memiliki kesimpulan. Direktur Pemberdayaan Pulau-Pulau Kecil Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) Toni Ruchimat menegaskan, materi iklan yang ditayangkan di situs www.privateislandsonline.com itu sama sekali tidak benar. Toni menjelaskan, sebenarnya yang terjadi adalah para pemilik resort itu menawarkan sahamnya. Jadi, sama sekali bukan untuk menjual pulaunya. "Jadi, ini (materi iklan di situs www.privateislandsonline.com, red) mengandung unsur menyesatkan," ucapnya. Dikatakan, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang No. 27 Tahun 2007, penjualan pulau dilarang oleh pemerintah.
"Kami baru pulang dari Padang, bersama tim dari Departemen Dalam Negeri dan tim dari Menko Polhukam. Hasil klarifikasi kami, apa yang disampaikan di website itu tidak ada. Di website itu ditulis Macarony Island, padahal sebenarnya itu bukan pulau tapi resort. Ditulis juga Siloniak dan Kandui sebagai pulau, padahal juga resort yang berada di pulau Siberut," terang Toni Ruchimat dalam diskusi yang digelar di Waroeng Daun, Pakubowono, Jakarta, Sabtu (29/8).
Baca Juga:
Toni sendiri termasuk bagian dari tim pusat yang dikirim ke Padang. Tim ini sedianya pada Jumat (28/8) akan langsung mengunjungi lokasi yang dipolemikkan di Kepulauan Mentawai itu. Hanya saja, karena kondisi alam tidak mendukung dimana gelombang laut mencapai ketinggian 6 meter, rencana itu batal dan tim hanya bertemu dengan Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi.
Baca Juga:
JAKARTA -- Tim bentukan pemerintah pusat yang dikirim untuk melakukan klarifikasi pemberitaan mengenai penjualan tiga pulau di Kepulauan Mentawai,
BERITA TERKAIT
- 5 Pesakitan Bali Nine Akhirnya Dipulangkan ke Australia
- Talent Hub 2024, Wadah Regenerasi Talenta Seni Budaya
- Bisnis Plasma Darah di PMI Dipertanyakan
- UID Sukses Gelar Forum Merajut Masa Depan Indonesia
- Eks Napiter Ajak Komunitas Mantan Anggota JI Menjaga Kondusifitas Nataru
- DesktopIP Raih Penghargaan di APICTA Awards 2024