Lembaga Rating Diminta Berhati-Hati Terbitkan Opini
Selasa, 25 Agustus 2020 – 10:45 WIB

Bursa Efek Indonesia. Foto dok Yessy Artada/jpnn.com
Ekonomi Indonesia yang saat itu tumbuh positif dianggap lebih buruk dari Brasil dan Turki. Padahal Brasil sedang resesi ekonomi dan Turki sedang mengalami gejolak sosial politik dan keamanan di dalam negeri. Di Eropa banyak negara yang pertumbuhannya jatuh, APBN-nya dan utangnya naik tajam.
"Tapi mereka dapat grade yang bagus-bagus hanya karena analisnya orang sana," tandas dia.(chi/jpnn)
Opini yang disampaikan oleh lembaga rating bisa memperburuk situasi di tengah pandemi.
Redaktur & Reporter : Yessy
BERITA TERKAIT
- CBD PIK2 Buyback Saham Rp 1 Triliun, Laba Melejit Hampir 60%
- Waka MPR dan Dirut BEI Bahas Penguatan Regulasi Perdagangan Karbon di Indonesia
- PT Lautan Luas Dinilai Prospektif oleh Pefindo, Ini Sebabnya
- Misbakhun Buka-bukaan Data demi Yakinkan Pelaku Pasar di Bursa
- Fore Coffee Siap Melantai di Bursa Efek Indonesia, Cek Jadwalnya
- Haidar Alwi Apresiasi Kesigapan Dasco Selamatkan IHSG yang Sempat Anjlok