Lembaga Riset Australia: Pengaruh Diplomatik Indonesia Anjlok Gegara Tak Becus Tangani COVID-19

Laporan ini menyebutkan Indonesia mengalami peningkatan besar dalam hal hubungan ekonomi, yaitu naik satu peringkat.
Peningkatan ini terutama mencerminkan ratifikasi perjanjian perdagangan bebas dengan Australia atau IA CEPA, yang mulai berlaku awal Juli lalu.
"Terkait dengan hubungan ekonomi, perolehan (skor) Indonesia mencerminkan ratifikasi IA CEPA. Perjanjian perdagangan bebas ini merupakan sinyal positif dari meningkatnya integrasi perdagangan kedua negara di kawasan," jelas Alyssa.
Indeks Kekuatan Negara Asia
Laporan tahunan Asia Power Index mulai dilakukan Lowy Institute sejak 2018, mengukur sumberdaya dan pengaruh negara-negara di Asia.
Ada 26 negara dan teritori yang diamati mulai dari Pakistan di sebelah barat, Rusia di utara, hingga Australia dan Amerika Serikat.
Untuk tahun ini, indeks Lowy menggunakan tiga indikator baru untuk mengungkap ancaman ekologis, dialog keamanan, dan persepsi terhadap penanganan pandemi COVID-19.

Survei ini menyebutkan hanya tiga negara yang berasal dari kelompok negara dengan kekuatan menengah (middle powers) yang mengalami peningkatan pengaruh di tahun 2020. Yaitu, Vietnam, Australia dan Taiwan.
Pengaruh diplomatik Indonesia anjlok sebesar 5,2 persen akibat buruknya penanganan COVID-19, namun mengalami peningkatan reputasi dalam hubungan ekonomi sebesar 0,9 persen
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana