Letjen Doni Monardo Beri Peringatan kepada Kepala Daerah
Jawa Timur, khususnya Kota Surabaya, mengalami peningkatan jumlah kasus positif COVID-19 meski sudah menerapkan PSBB sejak 28 April 2020.
Sebelum PSBB terhitung dari 20 - 27 April, jumlah kasus di Surabaya tercatat sebanyak 74 kasus, tetapi saat pelaksanaan PSBB dari 28 April - 7 Mei, Surabaya mengalami penambahan sebanyak 218 kasus.
"Kogapwilhan 2 ini tentunya diharapkan bisa memanfaatkan unsur-unsur TNI yang ada di Jawa Timur khususnya jajaran dari Korps Marinir, sehingga diharapkan kehadiran unsur marinir di tengah masyarakat bisa mengajak masyarakat dan tidak perlu sampai ada langkah-langkah penegakan hukum yang berlebihan, tetapi masyarakat diajak patuh dan sukarela menaati protokol kesehatan," tambah Doni. (antara/jpnn)
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo meminta kepala daerah tidak pingpong, dalam menangani warga yang datang ke wilayahnya masing-masing.
Redaktur & Reporter : Rasyid Ridha
- BNPB Sebut Kerugian Akibat Bencana Banjir di Jabodetabek Mencapai Rp 1,69 Triliun
- Banjir Melanda Berau Kaltim, 2 Lansia Meninggal Dunia
- Kepala Daerah Tak Dilantik Bersamaan, Revisi UU Pemda & Pilkada Dimungkinkan
- MPKI: Kepala Daerah Bertanggung Jawab Melindungi Ekosistem Pertembakauan Nasional
- Gunung Lewotobi Meletus, Statusnya Jadi Awas
- Mendagri Tito Ingatkan Kepala Daerah Jaga Arus Mudik dan Stabilitas Harga Pangan