Letkol Eko Antoni Menyampaikan Kabar Buruk, Siap Bertindak Tegas
Dikatakan, pada hari Senin (12/7) saat dilakukan tes usap secara random, ditemukan dua penumpang yang terkonfirmasi positif.
Kemudian pada hari Rabu (14/7) ditemukan lagi dua penumpang yang hasil tes usap positif.
"Bagi pelaku perjalanan yang (hasilnya) positif swab antigen langsung kami serahkan ke Dinkes untuk dilakukan tes PCR," kata Eko Antoni.
Dandim meminta masyarakat sadar akan bahaya penyebaran COVID-19 yang semakin cepat ini. Dia mengungkapkan bahwa tanpa kesadaran masyarakat upaya pencegahan COVID-19 juga sulit ditekan.
Walaupun sudah divaksin, masyarakat juga harus tetap patuh dengan protokol kesehatan. Sebab vaksin hanya meningkatkan imun tubuh, bukan membuat kebal terhadap COVID-19.
"Dalam waktu dekat ini kami juga akan melakukan swab antigen (secara) random di pelabuhan Malundung Tarakan," kata Eko Antoni. (antara/jpnn)
Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?
Letkol Inf Eko Antoni Chandra Lestianto menyatakan prihatin dengan penyebaran COVID-19 di Kota Tarakan yang begitu cepat.
Redaktur & Reporter : Soetomo
- Usut Kasus Korupsi di Kemenkes, KPK Periksa Dirut PT Bumi Asia Raya
- Kasus Korupsi Proyek APD Covid-19, KPK Jebloskan Pengusaha Ini ke Sel Tahanan
- Korupsi Insentif Nakes RSUD Palabuhanratu, Polda Jabar Tangkap 3 Tersangka Baru
- Korupsi Pengadaan Masker Covid-19 di NTB, Kerugian Negaranya
- Menkes Sebut Virus Mpox atau Cacar Monyet Tidak Mengkhawatirkan seperti Covid-19
- Jilbab IKN