Lettu Arif Aryo Prakoso Ditemukan Tewas dengan Wajah Tertutup Kresek, Neneknya Bilang Begini

jpnn.com, SURABAYA - Kematian Perwira TNI AL Lettu Arif Aryo Prakoso di dalam kamarnya dengan wajah tertutup kresek putih, Kamis (7/11), memang masih menyisakan teka-teki.
Sebab, menurut keluarga korban, dia tak memiliki riwayat penyakit. Rio, sapaan akrab Lettu Arif Aryo Prakoso, juga tak pernah mengeluhkan apa pun.
Karena itu, setelah diidentifikasi tim inafis dan Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal), jenazah korban langsung dibawa ke RSUD dr Soetomo untuk diautopsi.
Berdasar keterangan nenek Rio, Sutikah, bahwa pribadi cucunya itu memang tertutup. Ia juga kerap menuangkan isi hatinya dalam bentuk tulisan. Di lemari kamarnya, banyak tulisan korban. Namun, Sutikah tidak pernah membacanya.
Rio sudah sebulan ini datang ke rumah neneknya. Itu dilakukan setelah dia pulang dari berlayar. Menurut Sutikah, cucunya tersebut sebenarnya tinggal di Jakarta.
Tetapi, kalau cuti, dia selalu pergi ke Surabaya. Kebetulan, sekarang dia bertugas di Komando Armada II (Koarmada II).
Sutikah pun menceritakan kronologi ketika menemukan cucunya sudah meninggal dunia. Pagi (7/11) itu, dia sudah berkali-kali mengetuk pintu kamar Lettu Arif Aryo Prakoso. Namun, tak ada jawaban dari dalam kamar rumah di Jalan Kedung Anyar, Sawahan.
Ketika datang lagi untuk memastikan kondisi cucunya, Sutikah kaget bukan kepalang. Saat pintu kamar terbuka, dia menemukan Arif sudah tidak bernyawa dengan wajah tertutup kresek putih.
Kematian Perwira TNI AL Lettu Arif Aryo Prakoso di dalam kamarnya dengan wajah tertutup kresek putih, Kamis (7/11), memang masih menyisakan teka-teki.
- Ini Identitas Korban Minibus Masuk Jurang di Sabang, 1 Tewas
- Detik-Detik 2 Warga Mamuju Tewas Tersengat Listrik
- 8 Orang Meninggal Dunia Akibat Laka Lantas Selama Arus Mudik Lebaran di Aceh
- Pelaku Penikaman Polisi di Pos Kompleks BMH Bagansiapiapi Ditangkap
- Mayat Wisatawan Bekasi yang Tenggelam di Pantai Ujung Genteng Ditemukan
- Heboh Penikaman di Karaoke See You Rohil, 2 Orang Tewas, Satunya Polisi