Lewat Bali Buka Jalan Fashion Week di Indonesia
Minggu, 09 November 2014 – 07:58 WIB

INGAT KAMPUNG HALAMAN: Mardiana Ika (kanan) dalam sebuah pergelaran fashion karyanya. Di Hongkong, dia termasuk desainer papan atas. Foto: Mardiana Ika for Jawa Pos
Organisasi nirlaba tersebut concern pada pengembangan UKM-UKM di Bali agar mampu menembus pasar internasional. BEDO memberikan pelatihan kepada UKM-UKM di bidang desain, manajemen bisnis, quality control, hingga distribusi ekspor.
’’Mereka kami dampingi hingga mampu mencari ide sendiri, bukan mengopi ide yang sudah ada,’’ paparnya.
Ika juga menjembatani masyarakat lokal dengan buyer internasional. Contohnya, dia memberikan pelatihan kepada para istri nelayan di Pulau Serangan, pulau terpencil di Bali. Dia mengajarkan teknik merajut, bordir, sulam, serta membuat mote.
’’Mereka saya hubungkan dengan order dari luar negeri,’’ kata Ika yang hampir tiap bulan mengunjungi Bali. (*/c5/ari)
MERINTIS karir sebagai desainer di Hongkong sejak 1983, Mardiana Ika tidak pernah melupakan tanah airnya. Dia merupakan founder Bali Fashion Week
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara