Lewat Cara Ini, Bea Cukai Dorong Investasi Kondusif di Indonesia

“Perusahaan bisa menjadi trusted partner pemerintah, reputasi perusahaan akan meningkat, dan mendapatkan manfaat perdagangan internasional,” ungkap Hatta.
Kegiatan joint validation ditetapkan oleh komite untuk dilaksanakan secara hybrid pada 5-6 Juli 2022 di Indonesia.
Kegiatan itu dilanjutkan dengan rangkaian joint validation visit ke PT Suzuki Indomobil Motor (PT SIM) dan Kantor Pusat Bea Cukai.
Kegiatan intuturut dihadiri oleh perwakilan komite SWG AAMRA dari Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, dan Vietnam.
“Tidak hanya mengunjungi perusahaan, tetapi juga mendengar dan berdiskusi terkait proses validasi pemenuhan kriteria program AEO oleh Bea Cukai," ujar Hatta.
Hasilnya, perwakilan komite SWG AAMRA mengakui Bea Cukai menjalankan proses penetapan program AEO pada perusahaan yang ditunjuk secara konsisten dan sesuai dengan World Customs Organization (WCO) Framework of Standards to Secure and Facilitate Global Trade (SAFE FoS), atau standar WCO terkait prinsip keamanan dan fasilitas pada rantai pasokan global.
Momentum kegiatan joint validation ini menjadi hal yang krusial di tengah upaya keberlanjutan pemulihan ekonomi nasional.
Selain manfaat bagi operator ekonomi dan Bea Cukai, implementasi AEO juga dapat berdampak baik pada iklim perdagangan.
Bea Cukai melakukan Joint Validation terkait Sub-Working Group on ASEAN AEO Mutual Recognition Arrangement (AAMRA) bersama negara-negara ASEAN (AMS).
- Bea Cukai Tegal Sita Rokok & Miras Ilegal Sebanyak Ini di Rest Area Tol Pejagan-Pemalang
- Lewat Ekspor, 5,2 Ton Kerapu Asal Wakatobi Tembus Pasar Hong Kong
- Perusahaan Asal Probolinggo Catat Ekspor Perdana Uniform Senilai Rp 3,3 M ke Singapura
- Bea Cukai Berikan Fasilitas Kawasan Berikat untuk Produsen Tas Jinjing di Jepara
- Media Asing Sorot Danantara, Dinilai Serius soal Profesionalitas
- Bea Cukai Teluk Bayur Tunjukkan Komitmen Berantas Narkotika Lewat Sinergi Antarinstansi