Lewat Inovasi Angkutan Open Side Container, KAI Logistik Tingkatkan Performa

jpnn.com, JAKARTA - KAI Logistik terus menegaskan komitmennya dalam menyempurnakan layanan jasa logistik yang ditawarkan.
Salah satunya melalui inovasi untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi layanan.
Direktur Utama KAI Logistik, TLN Ahmad Malik Syah menuturkan inovasi selalu menjadi bagian dari komitmen penyempurnaan layanan di seluruh segmen produk.
"Termasuk KALOG Plus melalui layanan kontainer bukaan samping (open side container) yang ditawarkan untuk pengangkutan general cargo melalui layanan distribusi kontainer berbasis kereta api," ujar Malik.
Pada layanan angkutan kontainer, KALOG Plus menawarkan ragam pengangkutan kontainer yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan seperti dry container standard, dry container high cube, reefer container (kontainer berpendingin) hingga open side container.
Pengangkutan menggunakan open side container memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pelaku bisnis seperti keleluasaan dalam melakukan pemuatan atau pembongkaran barang ke dalam kontainer di area loading dock yang terbatas, hingga meningkatkan aksesibilitas dalam penataan barang di dalam kontainer yang menggunakan bantuan forklift dan palet.
“Pemuatan dan pembongkaran merupakan proses rantai pasok yang penting. Dengan terwujudnya proses pemuatan dan pembongkaran yang efektif dan efisien mampu mempersingkat lead time logistik, yang akan berdampak pada rantai pasok yang lebih efektif dan mendorong peningkatan performa logistik,” jelas Malik.
Sejak 2020, KAI Logistik telah menawarkan layanan kontainer menggunakan open side container dan mendapatkan tanggapan yang positif dari pelaku bisnis.
Secara bertahap KAI Logistik selalu meningkatkan jumlah kontainer untuk memenuhi jumlah permintaan yang terus meningkat & menjadi kekuatan sumber daya produksi.
- H+3 Arus Balik Lebaran, KAI Daop 4 Semarang Catat ada 94 Ribu Penumpang
- Puncak Arus Balik 6 April, KAI Minta Pemudik Berangkat Lebih Awal
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 2025 Terjadi Pada 6 April
- H-1 Lebaran, 21.641 Penumpang Naik dari Stasiun Daop 8 Surabaya
- Puncak Arus Mudik Diprediksi Terjadi Mulai Jumat sampai Minggu
- Mudik Makin Ramai, KAI Tambah Kereta Semarang-Pasar Senen, Tiket Rp 150 Ribu