Lho Pejabat Kampar Ini Terjerat Korupsi, Kok Wali Kota Pekanbaru yang Janji Bantu
Perhatian dan batuan pada bawahan yang tersangkut kasus korupsi bukan kali ini saja ditunjukkan Firdaus. Sebelumnya, penahanan mantan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pekanbaru Syafruddin Sayuti terdakwa kasus pengadaan Sarana Angkutan Umum Massal (SAUM) Trans Metro Pekanbaru berubah menjadi tahanan kota setelah dijamin pihak keluarga dan Wali Kota Pekanbaru Firdaus.
Pemberitahuan penahanan terhadap A Mius sendiri kini belum secara resmi diterima Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pekanbaru. Kabar penahanan baru diketahui sebatas pemberitaan di media massa.
"Pemberitahuan secara resmi dari Polres Kampar belum ada," sebut Kepala BKD Pekanbaru Azharisman Rozie.
Ketika ditanya apa sikap dan langkah BKD terhadap A Mius, Rozie menyebut akan menunggu keputusan inkrah dari pengadilan. "Dia sekarang sudah tidak menjabat. Dia staf biasa. Kami tunggu keputusan inkrahnya," imbuhnya.
Mengenai bantuan hukum atas A Mius, Kepala BKD mengatakan saat awal kasus terjadi A Mius sudah pernah ditawarkan bantuan lewat Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Korpri. Namun, kala itu A Mius menolak karena lebih memilih menggunakan penasihat hukum sendiri.
"Kalau A Mius bersedia kami akan memberikan bantuan hukum LBH Korpri. Tapi kemarin yang bersangkutan belum membutuhkan," imbuhnya.(ali/sul/jpnn)
PEKANBARU - Ahmad Mius, tersangka kasus korupsi dana pengamanan Pilkada Kampar mendapat perhatian khusus dari Wali Kota (Wako) Pekanbaru H Firdaus.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Sopir Travel di Riau Rekayasa Kasus Perampokan, Diduga Hindari Penarikan Leasing
- Peredaran 1,18 Juta Batang Rokok Ilegal Digagalkan Bea Cukai Langsa, 2 Pelaku Ditangkap
- Penjelasan PT PEU Terkait Kisruh di Koperasi BMS, Oh Ternyata
- Kelelahan Saat Mendaki Gunung Banda Neira, 3 Mahasiswa Unpatti Dievakuasi Tim SAR Gabungan
- Anak di Bangka Hilang Diduga Diterkam Buaya Saat Mandi
- 525 Honorer Lulus Seleksi PPPK 2024 Tahap I PPU, Segera Isi DRH & Kelengkapan Dokumen