Liga 1 Berhenti, Pemain Bhayangkara FC Ini Cari Pemasukan Lain dengan Cara Begini

jpnn.com, JAKARTA - Gelandang Bhayangkara FC TM Ichsan memastikan hanya menerima gaji 25 persen setiap bulan selama kompetisi Liga 1 2020 dihentikan sementara.
Ia menegaskan dengan penghasilan tersebut ternyata tak cukup untuk memenuhi kewajibannya sebagai tulang punggung keluarga.
Untuk itu, ia mulai mencari tambahan penghasilan.
Memang, kondisi ini tak bisa dilepaskan dari kebijakan PSSI yang memperbolehkan tim memberikan gaji pelatih, pemain, dan ofisial klub maksimal 25 persen dari nilai gaji mereka setiap bulan sejak Maret sampai Juni mendatang.
"Ya, memang terasa ini tiap bulan cuma dapat 25 persen. Saya kan juga ada tanggungan buat orang tua, saya tidak mikir buat satu perut saja, karena sudah biasa tanggungin orang tua," katanya, Selasa (12/5).
Pemain yang juga pernah dipanggil Timnas tersebut kini memanfaatkan statusnya sebagai pesepak bola nasional untuk mendapatkan tambahan pemasukan.
Kini, dia menerima endorse produk yang promosi menggunakan dirinya sebagai model.
"Ya kalau dulu saya tidak pernah terima endorse, kalau sekarang karena butuh ya tipis-tipis terima saja.”
Gelandang Bhayangkara FC TM Ichsan memastikan hanya menerima gaji 25 persen setiap bulan selama kompetisi Liga 1 2020 dihentikan sementara.
- PSIM vs Bhayangkara FC 2-1, Laskar Mataram Juara Liga 2 2024/2025
- PSIM Yogyakarta vs Bhayangkara FC Imbang 1-1, Laga Lanjut ke Perpanjangan Waktu
- Ini 3 Tim Liga 2 yang Promosi ke Liga 1 Musim Depan, Siapa Bakal Degradasi?
- Bungkam Bhayangkara FC, PSKC Cimahi Tetap Gagal Promosi ke Liga 1
- 8 Besar Liga 2: PSKC Pasang Target Tinggi Lawan Bhayangkara FC, Pelatih Ingatkan Ini
- Liga 2: Tahan Persijap, Bhayangkara FC Promosi ke Liga 1