Lihat, 2 Orang Diborgol karena Melanggar PPKM Darurat

Lulusan Akpol 1991 itu menegaskan tempat karaoke & spa ditindak karena masih nekat beroperasi dan melakukan kegiatan DJ.
Bahkan, tempat tersebut berpromosi melalui media sosial untuk menggaet pengunjung sehingga petugas menindaknya secara tegas.
"Di Jakarta Utara Kafe Autentik Restoran dan Lounge, dominan (pengunjungnya) warga negara asing, khususnya dari Nigeria. Sebanyak 81 orang kami amankan di sana, 60 WNA dan sisanya WNI," ucap Yusri.
Selanjutnya, di Jakarta Selatan menindak Twenty Nine Tropical Cafe and Bar dan mengamankan tiga orang yang terdiri dari pemilik, supervisor, dan event organizer.
Di Kalimalang, Bekasi bernama K One Spa. Hasil penindakan di tempat tersebut diamankan tujuh orang, termasuk penyelenggara acaranya.
"Polda juga menindak spa di Pondok Indah, Jaksel dan mengamankan sepuluh orang, termasuk penanggung jawabnya," tutur Yusri.
Lalu, di Take Coffee kawasan Larangan, Tangerang Kota, polisi mengamankan satu orang.
Ratusan orang yang diamankan itu, beberapa di antaranya ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Undang-Undang Nomor 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit dengan ancaman hukuman 1 tahun penjara dan atau denda Rp100 juta. (cr3/jpnn)
Penegakan aturan PPKM Darurat, polisi menindak lima tempat karaoke dan spa yang tersebar di wilayah hukum Polda Metro Jaya
Redaktur & Reporter : Fransiskus Adryanto Pratama
- Heboh Penikaman di Karaoke See You Rohil, 2 Orang Tewas, Satunya Polisi
- Serenity Akhirnya Hadir di Tebet, Berikut Keunggulannya
- Polisi Selidiki Dugaan Prostitusi di Balik Striptis Mansion Executive Karaoke Semarang
- Bioskop Dilarang Putar Film Saat Berbuka Puasa dan Tarawih, Panti Pijat Harus Tutup
- Eh, Ada Tempat Karaoke di Semarang Menyuguhkan Striptis
- Innalillahi, Yusri Yunus, Jenderal Periang Tutup Usia