Lihat, Gereja Kemah Tabernakel Cegah Penyebaran Covid-19 Lewat Inovasi Teknologi

Diakaen alias tokoh pelayan GKT Wirawan Darmana (baju putih) dan Evangelis Hardi Suryadi. Foto: Natalia Laurens/JPNN
Wirawan mengatakan, sebelum jemaat masuk, ruang ibadah sudah disterilisasi terlebih dahulu. Pengamanan dan sterilisasi berlapis dilakukan sebelum kegiatan ibadah.
Sterilisasi berlapis ini dimulai dari proses fogging atau pengasapan, penyemprotan disinfektan, penyinaran UV dan terakhir ozonisasi.
"Satu jam jeda sebelum kegiatan ibadah kami sterilisasi dulu semua ruangan ini. Sebelum jemaat masuk," tambahnya.
Tak hanya itu, di pintu masuk gereja sudah ditempatkan juga thermal scanner. Suhu tubuh jemaat yang masuk satu per satu ke dalam kawasan gereja akan terdeteksi di layar penjaga pintu masuk sehingga tidak perlu ada penjaga yang mengukur suhu tubuh setiap orang yang datang.
"Thermal scanner ini mirip seperti yang dipakai di bandara-bandara internasional," tutur Wirawan.
Gereja Kemah Tabernakel memodifikasi inovasi teknologi menjadi UV Fan Sterilizer Zero Covid untuk mencegah penyebaran corona dalam ruangan.
- DTI-CX 2025: Mendorong Transformasi Digital Indonesia dengan Inovasi dan Kolaborasi
- Legislator Minta Pemerintah Lebih Perhatian pada Industri Kripto
- Pemerintah Bakal Produksi 2,25 Ton Garam di 2025
- Taspen Raih 2 Award Bergengsi atas Inovasi Teknologi & Transformasi Digital
- SKF Siap Memperkenalkan Solusi Inovatif di Tech and Innovation Summit
- DataOn Meraih 4 Penghargaan di Top Digital Awards 2024