Lihat Nih, Warga Prancis Pengedar Narkoba Dibekuk di Kawasan Sanur

jpnn.com, DENPASAR - Samuel Pierre Danguny, pria warga Negara Prancis ditangkap tim Satuan Reserse Narkoba Polresta Denpasar dan CTOC Polda Bali.
Pria 44 tahun ini ditangkap pada Jumat (15/3) sekitar pukul 18.30 WITA di Jalan Danau Tondano, Banjar Dangin Peken, Desa Intaran Sanur, Denpasar Selatan, atas dugaan mengedarkan narkoba.
Dari penangkapan Pierre, petugas mengamankan sejumlah narkotika berbagai jenis, di antaranya 6 paket ganja dengan berat bersih 32.89 gram; 2 paket dengan berat bersih 15,83 gram, dan 1 paket sabu-sabu dengan berat bersih 0,52 gram.
BACA JUGA: Bapak, Ibu, dan Anak Kompak jadi Bandar Narkoba
Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Ruddi Setiawan, Senin (18/2) mengatakan pelaku merupakan pengedar yang mendapatkan sejumlah barang itu dari seorang rekannya di Pulau Gili Air, Nusa Tenggara Barat (NTB). Pelaku membeli sejumlah barang narkoba itu seharga Rp 8.700.000.
"Pelaku membeli dengan cara menggunakan perahu boat dari Padang Bay ke Gili Air Lombok NTB dan kemudian dibawa kembali ke Bali dan disimpan di kamar Vila yang dikontrak tersangka di Jalan Danau Tondano,” kata Kombes Ruddi, Senin (18/3) sore.
Selain sebagai pengedar, tersangka juga mengaku mengonsumsi narkotika untuk menghilangkan rasa sakit akibat operasi pada kakinya yang patah pada Juli 2018 lalu.
"Tersangka sendiri mengaku alasannya datang ke Bali untuk liburan dengan visa sosial budaya," tambah Ruddi seperti dilansir Radar Bali (Jawa Pos Group).
Selain sebagai pengedar, tersangka juga mengaku mengonsumsi narkotika untuk menghilangkan rasa sakit akibat operasi pada kakinya yang patah pada Juli 2018 lalu.
- Oknum Brimob Diduga Tembak Mati Warga di Lokasi Tambang Emas Ratatotok
- Brigadir AK, Polisi Diduga Pembunuh Bayi di Semarang Diperiksa Polda Jateng
- Pengedar Narkoba di Cirebon Mengaku Beli Barang dari P
- Antisipasi Kejahatan, Polisi Siaga di Pasar Bedug Muara Beliti
- Pencuri Motor di Indralaya Ini Ditangkap Polisi
- Revisi KUHAP: Pakar Nilai Koordinasi Prapenuntutan Jaksa-Polisi Perlu Diperluas