Lihatlah 4 Siswi SMK Penjahit Baju Presiden & Ibu Iriana, Cakap Juga ya

Proses pembuatan baju sendiri diakui Qia dan teman-temanya cukup dramatis. Setiap detail dalam pengerjaan baju benar-benar penuh doa dan harapan.
“Setiap kali kami mulai mengerjakan, apakah buat pola atau menjahitnya, kami selalu membayangkan baju ini dipakai dan disukai oleh presiden. Kami tidak berhenti doa,” kata Qia.
Sebenarnya, lanjut Qia, untuk kompetensi menjahit sendiri dia dan rekannya cukup percaya diri.
Terlebih mereka sudah dibekali keterampilan menjahit sejak kelas 10. Mereka juga sudah magang di industri sehingga cukup percaya diri saat membuat baju tersebut.
“Kalau untuk kompetensi kami percaya diri. Namun, sekali lagi karena ini yang akan memakai bajunya adalah presiden, jadi ya sempat grogi dan agak takut-takut,” tambah Qia yang mengaku secara keseluruhan pembuatan baju ini hanya memakan waktu delapan hari saja.
Setelah berhasil menjahit baju dan diundang ke Istana, para siswi ini mengaku ingin bisa beraudiensi langsung dengan presiden. Mereka berharap bisa mendapat beasiswa untuk melanjutkan pendidikan, sekaligus sambil membuka usaha.
“Saya ingin seperti Kak Ivan Gunawan,” kata Qia.
Bagi Qia dan rekan-rekannya salah satu keuntungan sekolah di SMK adalah keleluasaan untuk bisa bekerja, berwirausaha, atau pun melanjutkan setelah selesai sekolah. Mereka pun bangga jadi anak SMK. (esy/jpnn)
Jangan Lewatkan Video Terbaru:
Empat siswi SMKN 4 Kota Jambi diundang mengikuti upacara bendera peringatan HUT ke-78 RI di Istana Negara karena menjahit baju presiden dan Ibu Iriana.
Redaktur : Djainab Natalia Saroh
Reporter : Mesyia Muhammad
- PSI Paling Dekat dengan Jokowi, Wajar Mengadopsi Partai Super Tbk
- PSI Adopsi Ide Partai Super Tbk Jokowi, Ini Kata Pakar soal Dampaknya
- Siap Bergabung, Bara JP Nilai Partai Super Tbk ala Jokowi Punya Potensi Besar
- Survei LPI, Boni Hargens: Jokowi Tepat Jadi 'Penasihat Agung' Presiden Prabowo
- PSI Perorangan Kendaraan Politik Anyar Jokowi? Pakar Bilang Begini
- Sebut Partai Perorangan Sudah Diadopsi, Jokowi Ingin Membesarkan PSI?