Lihatlah Suasana di Lapas Ini, Sungguh Memprihatinkan

"Kami minta kerelaan di antara warga binaan mengatur sendiri. Bagaimana mereka menyepakati dengan keterbatasan yang ada, agar bisa saling tolong-menolong dalam keterbatasan," tegasnya.
Secara kemanusiaan, pihaknya membangun aspek spiritual untuk pegawai dan WBP.
Yakni, dengan gerakan cinta ibadah, seperti salat wajib berjemaah, khataman Alquran, yasinan, puasa sunnah, belajar mengaji dan lainnya.
"Dari aspek bangunan, yang bisa kami lakukan adalah mengajukan usulan anggaran kepada pemerintah pusat. Yang kondisinya sudah sangat kritis kami berharap kepada pusat untuk memprioritaskan pemberian anggaran untuk itu," tutupnya.
Sementara itu, Kalapas Kelas IIB Sampit Muhammad Khaeron menjelaskan, napi membeludak karena lapas itu mencakup tiga kabupaten.
Yakni Kotawaringin Timur, Seruyan, dan Katingan.
"Selain kelebihan penghuni dalam lapas, juga memprihatinkan retaknya tembok keliling Lapas Sampit saat ini. Cuma ditahan kayu galam sebagai penyangga agar tidak roboh," ungkap Khaeron. (alh/c3/top)
Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sampit mengalami overload yang sangat parah.
Redaktur & Reporter : Ragil
- Mahasiswi di Pekanbaru Ditangkap Saat Menyelundupkan Sabu-Sabu ke Lapas
- Razia di Kamar WBP Lapas Tanjung Raja, Petugas Gabungan Temukan Sejumlah Benda Terlarang
- Dukung Kolaborasi Kementerian Imipas-Polri Berantas Narkoba di Lapas, Sahroni: Perlu Gebrakan!
- Bongkar Peredaran Narkoba Jaringan Lapas, Polres Batang Tangkap Residivis
- Menteri Agus Andrianto: 16 Ribu Narapidana di Seluruh Indonesia Terima Remisi Natal
- Menteri Imipas Agus Andrianto Bertekad Sikat Pungli-Penyelundupan Narkoba di Lapas