Lima Tips Mengatur Keuangan Pascalebaran, Nomor 3 Jangan Lupa

jpnn.com, SURABAYA - Dosen Akuntansi Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) Dina Anggraeni Susesti membagikan beberapa tips mengatur keuangan pascalebaran.
Kiat ini berguna bagi masyarakat yang kesulitan mengatur pengeluaran pascalebaran Idulfitri.
Menurut Dina, hal pertama yang mesti dilakukan adalah mengevaluasi pengeluaran.
"Sering kali kita membeli barang-barang yang sebetulnya tidak urgen. Kita harus mengatur pos-pos yang dirasa kurang penting," kata dia, Kamis (20/5).
Kedua, memprioritaskan pengeluaran berdasarkan kebutuhan utama.
Dalam hal ini, lanjut Dina, Anda harus membuat skala prioritas pengeluaran antara keinginan atau kebutuhan.
"Kebutuhan tersier disingkirkan dulu. Dengan begitu kita bisa menggunakan pundi-pundi rupiah untuk kebutuhan yang benar-benar dibutuhkan," ucap Dina.
Ketiga, segera bayar utang. Terutama bagi pengguna kartu kredit untuk berbelanja. Sebab, terkadang pemegang kartu kredit sukar untuk bersifat Gemi (rajin menabung). Akhirnya makin menumpuk tagihannya.
Anda kesulitan mengatur keuangan pascalebaran? Simak lima tips ini agar pengeluaran tetap terkontrol.
- 685.079 Kendaraan Kembali ke Jabotabek pada H+2 Lebaran
- Polres Tanjung Priok Intensifkan Patroli Selama Libur Lebaran
- Telkom Lewat IndiBiz Buka Posko Mudik BUMN 2025 di Pelabuhan Ketapang dan Bakauheni
- PSI DKI Kritik Pramono, Jangan Undang Warga dari Luar Kota Setelah Lebaran
- Ribuan Wisatawan Tercatat Kunjungi Malioboro saat Libur Lebaran
- H+3 Arus Balik Lebaran, KAI Daop 4 Semarang Catat ada 94 Ribu Penumpang