Literasi Tidak Hanya Membaca, Menulis, dan Berhitung
Minggu, 08 September 2019 – 18:17 WIB

Dirjen PAUD dan Dikmas Harris Iskandar (kanan). Foto: Mesya Mohammad/JPNN
Pendidikan keluarga, lanjut Hetifah, tidak kalah penting. Menurutnya, pendidikan justru harus dimulai dari keluarga untuk membentuk karakter anak.
“Orang tua murid juga jadi sumber ilmu dan bagaimana sekarang mengatasi soal radikalisme serta mendorong toleransi pada anak,” pungkas Hetifah. (esy/jpnn)
Direktur Jenderal PAUD dan Pendidikan Masyarakat Kemendikbud Harris Iskandar mengatakan, literasi tidak hanya cukup membaca, menulis dan berhitung (calistung).
Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad
BERITA TERKAIT
- Presiden Prabowo Dorong Warga Negara Punya Rekening Bank & Perkuat Literasi Keuangan
- Kemenag Gelar Ngabuburead Kepustakaan Islam, Dorong Peningkatan Literasi Generasi Z
- Waka MPR: Kemampuan Literasi Generasi Muda Harus Ditingkatkan
- Festival Literasi SMP Yapis, Langkah Nyata Tingkatkan Minat Baca Anak
- Waka MPR Dorong Terus Keterlibatan Masyarakat dalam Meningkatkan Budaya Literasi
- UP dan Kemendikdasmen Berkolaborasi, Perkuat Literasi Bahasa Indonesia