Live di Medsos Bareng Ribuan Orang, Mufti Anam Desak Pentingnya Regulasi Robot Trading

Adapun aspek ketiga, papar Mufti, adalah soal edukasi. Selama ini publik melihat Bappebti minim melakukan edukasi.
Bappepti tidak bisa berlindung dengan alasan tidak punya anggaran, sebab soal sosialisasi dan edukasi bisa dilakukan secara masif dengan strategi yang efisien.
”Ibarat sedang naik mobil, lalu kanan kiri ada banyak rambu-rambu larangan, secara nurani akan tergerak untuk patuh karena ada risiko hukum. Sama halnya dengan perdagangan berjangka, jika makin banyak sosialisasi maka akan makin sedikit ruang gerak pelaku ilegal trading untuk mencari korban,” kata Mufti.
Sementara itu, Kepala Biro Peraturan Perundang-undangan dan Penindakan Bappebti Aldison mengatakan, pihaknya selama ini telah aktif mengajak masyarakat untuk mewaspadai berbagai modus investasi ilegal, termasuk untuk kasus robot trading.
”Untuk regulasi, sekarang sedang dalam kajian mendalam,” ujar Aldison. (*/adk/jpnn)
Jangan Lewatkan Video Terbaru:
Menurut Mufti Anam, ada tiga aspek penting soal penanganan masalah robot trading. Apa saja?
Redaktur & Reporter : Mufthia Ridwan
- DRX Token Diluncurkan, Bamsoet Sebut Potensi Jadi Aset Kripto Terkemuka di Indonesia
- Ajaib Gelar Program Edukasi Literasi Komoditi
- Bareskrim Sita Aset Triliunan Rupiah dari Kasus Robot Trading Net89
- Upbit Indonesia Optimistis OJK Akan Perkuat Regulasi dan Inovasi Aset Kripto di Indonesia
- Berbasis Syariah, Fasset Memperkuat Posisi di Pasar Kripto Indonesia
- Resmi Terdaftar di Bappebti, DRX Token Bisa Diperdagangkan di Pasar Aset Kripto