Liverpool Kalah di Kandang Sendiri dari Tim Zona Degradasi

Perjudian itu menjadi bumerang sebab 45 menit pertama Liverpool tampil begitu buruk, bahkan satu-satunya peluang bagus yang mereka ciptakan pada menit ke-15 memperlihatkan Mohamed Salah kalah cepat mengambil keputusan sebelum kiper Alphonse Areola menutup ruang tembaknya.
Setelah tertinggal jelang turun minum, Liverpool berusaha bangkit di babak kedua tetapi Areola melakukan dua penyelamatan beruntun atas sepakan voli Diogo Jota serta sundulan Salah yang menyusul kemudian.
Dominasi penguasaan bola yang dimiliki Liverpool gagal dikonversi menjadi serangan mematikan, peluang lain yang mereka ciptakan berakhir dengan sundulan Sadio Mane yang membentur mistar gawang pada menit ke-70.
Sesudahnya, Liverpool tak bisa berbuat banyak, ketika rekor kandang gemilang mereka dari 68 laga nirkalah menjelma jadi enam kekalahan beruntun.
Untuk pertandingan selanjutnya, Fulham akan menjamu pemuncak klasemen Manchester City pada Sabtu (13/3), dua hari sebelum Liverpool bertandang ke markas Wolverhampton.
Namun, Liverpool harus lebih dulu melakoni leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan wakil Jerman RB Leipzig pada Rabu (10/3). (antara/jpnn)
Liverpool kalah lagi di kandang sendiri. Sudah enam kali. Beruntun. Kali ini dari tim zona degradasi.
Redaktur & Reporter : Adek
- Liverpool Makin Nyaman di Puncak Klasemen Premier League
- Atletico Madrid Tegaskan tidak Akan Melepas Julian Alvarez, Bantah Terima Tawaran Liverpool
- Liverpool vs PSG: Apa Arti Tangisan Mohamed Salah?
- 16 Besar Liga Champions: 3 Mantan Juara Babak Belur
- Liverpool vs PSG: The Reds Enggan Main Aman
- Liverpool vs PSG, Arne Slot: Kami tidak Mengejar Hasil Seri