Lobi Alot Polisi dan Lapas untuk Tangkap Lagi Bandar Narkoba Besar itu

Di hadapan penyidik, Budi mengakui perbuatannya. Dia mengaku sudah biasa mendapatkan barang haram tersebut dari seorang kerabat yang berada di dalam Lapas Madiun, yakni Bogang.
"Bogang yang mengendalikan. Setiap ada transaksi, ada orang suruhan. Budi bisanya mengambilnya secara ranjau. Tapi, komunikasinya sama Bogang," jelas Yasin.
Setelah memperoleh keterangan tersebut, polisi memburu Bogang di Lapas Madiun Selasa lalu (28/5).
BACA JUGA : BNN Soroti Putusan MA Kembalikan Aset Rp 142 Miliar ke Bandar Narkoba
Rombongan Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak meminta izin pihak lapas untuk memeriksa Bogang.
"Kami sempat mengalami kesulitan karena lapas kan bukan otoritas kami," ucap Yasin.
Setelah lobi berjalan alot, pihak lapas akhirnya mengizinkan polisi untuk memeriksa Bogang. Bogang langsung mengakui perbuatannya.
Pihak lapas akhirnya mengizinkan pihak kepolisian untuk memeriksa Bogang yang merupakan bandar narkoba di penjara.
- Oknum Polisi Jadi Bandar Narkoba, Bripka Khairul Yanto DPO
- Brigjen Mukti Sebut Direktur Persiba Catur Adi Bandar Narkoba Kaltim
- Polda Riau Tangkap Bandar Narkoba, Amankan 14 Kg Sabu-sabu dan 6.800 Butir Ekstasi
- Polres Banyuasin Tangkap Residivis Bandar Sabu-Sabu
- Ditangkap Polisi, Bandar Sabu-Sabu di OKU Selatan Terancam Hukuman Mati
- Dukung Kolaborasi Kementerian Imipas-Polri Berantas Narkoba di Lapas, Sahroni: Perlu Gebrakan!