Lobi Industri Senjata Mulai Aktif Pengaruhi Pemilu di Australia

Salah satu tujuan SIFA yaitu kategorisasi ulang senjata api, termasuk jenis Adler yang kontroversial, yang belum lama ini dipersulit oleh Pemerintah Queensland.
Perusahaan Nioa merupakan importir senapan Adler ke Australia.
SIFA turut ambil bagian dalam konsultasi senjata api di Tasmania sebelum Pemilu bulan Maret untuk melahirkan kebijakan baru tentang senjata.
Ketika kebijakan itu bocor pada malam Pemilu, timbul kemarahan publik.

Kebijakan itu mengusulkan akses yang lebih baik bagi senjata bertenaga tinggi untuk olahraga menembak. Selain itu, memperpanjang periode lisensi senjata hingga 10 tahun, dan memberi akses untuk mendapatkan alat peredam suara bagi para penembak.
Kelompok pengawas senjata menuduh Pemerintah Tasmania melanggar Perjanjian Senjata Api Nasional, kebijakan yang diterapkan setelah pembantaian Port Arthur 1996 di Tasmania.
Kecaman luas ini memaksa pemerintah setempat membatalkan rencana kebijakan mereka itu.
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana