Lockdown Dilonggarkan, Warga Indonesia di Pedalaman Victoria Tersenyum Lagi

Berita ini langsung disambut baik oleh Devi Shanty, seorang warga asal Indonesia yang bermukim di kota kecil Bendigo dan sudah menjalani 'lockdown' selama tiga bulan terakhir.

"Hari ini saya juga melihat coffee shops dan restoran sudah menerima pelanggan, meskipun harus duduk di luar," ujar Devi yang sudah delapan tahun tinggal di Bendigo.
"Saya ikut merasakan kegembiraan dari para pemilik restoran atau coffee shops," kata Devi yang lahir di Aceh namun besar di Jakarta.
"Saya juga merencanakan untuk mengunjungi ibu mertua yang kebetulan tinggal di perternakan di daerah Malmsburry, Victoria," ujarnya.
Kegembiraanya bertambah karena sekarang ia bisa mengunjungi anaknya yang tinggal di Ballarat serta berkunjung ke daerah Grampians yang terkenal dengan pariwisatanya.

Warga Indonesia lain yang tinggal di Bendigo adalah Heri Febriyanto dan ia juga menyambut pelonggaran 'lockdown' di pedalaman Victoria.
Linda Craggs, seorang warga asal indonesia yang kini tinggal di Ballarat, kota kecil di Victoria, Australia, mengaku senang setelah tahu 'lockdown' telah dilonggarkan
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi